Walikota Kupang Bersyukur Banyak Anggota Dewan Tidak Terpilih Kembali

Walikota Kupang Bersyukur Banyak Anggota Dewan Tidak Terpilih Kembali

HAMPIR separuh anggota DPRD Kota Kupang incumbent tidak terpilih kembali dalam Pemilu serentak 2019 kali ini. Hal ini justru disyukuri oleh Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore.
Dalam sambutannya saat meresmikan gedung bank sampah ‘The Gade Clean & Gold’ di Kelurahan Oebufu Kecamatan Oebobo, Selasa (30/4), Jefri mengatakan, tahun 2020 mendatang, ada dua program yang diprioritaskan Pemerintah Kota Kupang. Yakni penanganan masalah sampah dan air bersih.
Khusus untuk penanganan sampah, menurut Jefri, tahun ini juga selain pengadaan motor sampah, Pemkot akan menempatkan 3-5 orang di kelurahan untuk mengurus sampah. Dan di tahun 2020, Pemkot akan mengalokasikan anggaran cukup besar untuk untuk pengadaan mobil penyapu jalan dan pengadaan puluhan mobil pengangkut sampah. Sedangkan untuk penanganan air bersih, Pemkot akan membangun lima reservoar besar.
Agar dua program prioritas ini berjalan dengan baik, Jefri mengatakan, Pemkot sangat mengharapkan dukungan DPRD Kota Kupang untuk menyetujui alokasi anggaran yang nanti diusulkan ke dewan.
“Saya harap teman-teman dewan bisa menyetujui program ini. Kadang ada beberapa teman dewan yang taputar sedikit. Taputar dalam artian untuk menyetujui satu program saja susah setengah mati,” sebut Jefri.
Jefri mengaku usulan anggaran dari Pemkot untuk membiayai program-program tertentu terkadang tidak disetujui oleh dewan. Misalnya program pengadaan baju seragam untuk semua pelajar di Kota Kupang.
“Jadi memang kemarin saya setengah mati. Untuk perjuangkan baju seragam bagi semua siswa, kita berkelahi berjam-jam. Padahal ini bukan lu pu nenek moyang pu uang, tapi dong sonde setuju sama sekali,” kata Jefri.
“Saya bilang, uang untuk pengadaan baju seragam itu bukan kita punya. Itu masyarakat punya uang. Ini uang hasil efisiensi, karena kita tidak korupsi makanya kita bisa sisihkan sebesar Rp 6 miliar untuk adakan baju seragam buat anak-anak. Kenapa anda tidak setuju?” sambung mantan anggota DPR RI itu.
Jefri kemudian mengaku bersyukur karena banyak anggota DPRD Kota Kupang tidak terpilih kembali, karena tidak dipilih oleh masyarakat.
“Syukur kawan-kawan dewan yang sonde setuju kena lipat dari masyarakat sehingga sonde terpilih lagi sekarang,” tandasnya.
Dia berharap anggota DPRD Kota Kupang yang baru bisa lebih pro terhadap rakyat dengan menyetujui program-program prioritas Pemkot Kupang yang semuanya untuk kepentingan rakyat.
“Saya bersyukur ada beberapa yang su noe, artinya sudah lewat karena masyarakat sonde pilih. Jadi mudah-mudahan besok-besok kalau kita bikin program, kawan-kawan yang baru menyetujui itu. Yang penting kita kerja jujur, kerja benar-benar untuk masyarakat,” ungkapnya. ‚ô¶¬†kumparan.com

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.