Walikota Kupang Janji Siapkan Rp3,7 Miliar untuk Bangun Laboratorium Biomolekuler

Walikota Kupang Janji Siapkan Rp3,7 Miliar untuk Bangun Laboratorium Biomolekuler

 

WALIKOTA Kupang DR Jefri Riwu Kore berjanji menyiapkan anggaran seniai Rp3,7 miliar dan ruangan di Rumah Sakit SK Lerrick untuk laboratorium Biomolekuler di Kupang.
Walikota Jefri mengungkapkan hal itu saat berkunjung ke tempat pelatihan para laboran Pool Test atau Tes Massal yang digelar Forum Academia NTT (FAN) di Politani (Politeknik Pertanian Negeri) Kupang, Rabu (17/6/2020).
Dalam perbincangannya dengan ahli biomolekuler Dr.Fima Inabuy, peneliti IGRSC DR Elcid Li dan Rudi Rohi M.Si di lokasi tersebut, Jefri langsung meminta stafnya berusaha menyediakan anggaran khusus untuk pembuatan laboratorium. “Memang tidak bisa cepat, tapi Kupang harus ada,” katanya.
“Kita harus bergerak cepat,” kata Jefri lagi. Seperti diketahui hingga sejak tanggal 15 Juni kondisi New Normal sudah diberlakukan di seluruh NTT, dengan mengabaikan ancaman pandemi.
Minimnya test swab untuk para pelaku perjalanan merupakan pertanyaan banyak pihak. Ketiadaan inovasi dalam menjawab tantangan biosecurity membuat orang cenderung pasrah dan nekad. “Ya, ini mengkhwatirkan karena jika terjadi penyebaran, transmisi lokal, kita pasti kewalahan, untuk itu di bagian surveilens kita harus lebih kuat,” kata Dr. Fima Inabuy, ahli biomolekuler yang menjadi pimpinan tim.
Dalam kesempatan yang sama Ketua Tim Pool Test, Dr.Fima Inabuy langsung menyerahkan proposal detil pembuatan laboratorium. Proposal ini merupakan proposal kedua yang diserahkan Forum Academia NTT kepada Pemerintah Kota Kupang. Total anggaran untuk kebutuhan pembuatan satu buah laboratorium sebesar 3,7 Miliar. Angka ini sudah termasuk biaya operasional selama 6 bulan, tetapi belum termasuk biaya gedung dan instalansi tekanan negatif.
Walikota Kupang langsung menyanggupi penyediaan ruangan. “Besok bisa dilihat ruangan yang bisa didisain menjadi laboratorium,” kata Jefri yang langsung meminta stafnya untuk mengagendakan kunjungan ke RS. SK. Lerrick. Walikota Kupang memang mengatakan memang butuh waktu untuk menyediakan anggaran, tetapi ia meminta anggaran 3,7 M disiapkan sehingga laboratorium segera berdiri untuk Kota Kupang. Tidak bisa segera, karena rancangan anggaran sudah masuk, tetapi ini adalah prioritas. Ia mengaku bahwa baru kali ini proposal lengkap dari Forum Academia NTT ia terima. ♦ suryaflobamora.com

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.