Wisata ke Tanah Flores, Singgahi Gunung Inerie Mirip Piramida Mesir

Wisata ke Tanah Flores, Singgahi Gunung Inerie Mirip Piramida Mesir

KEINDAHAN alam ujung Indonesia Timur memang sudah tidak diragukan lagi. Ada banyak destinasi wisata menarik yang dapat dieksplor wisatawan. Terutama jika Anda berkunjung ke Tanah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Di sini terdapat pemandangan lain yang dapat memikat perhatian Anda. Coba untuk pergi ke dataran tinggi Flores, Anda akan melihat pesona Gunung Inerie yang mirip dengan piramida Mesir.
Gunung yang memiliki ketinggian 2.245 mdpl ini dikatakan mirip dengan bangunan kuno piramida Mesir karena memiliki pucuk yang runcing. Berada di sini, seolah Anda sedang berwisata ke piramida Mesir ala Flores.
Terdapat beberapa tempat di sekitar Gunung Inerie yang dijadikan sebagai spot untuk menikmati keindahan dari gunung berapi yang masih aktif ini. Aimere dan penginapan Manulalu disebut-sebut sebagai tempat terbaik untuk menikmati panorama Gunung Inerie. Letusan Gunung Inerie pada 1970 menjadi spot terbaik untuk menikmati keindahan Inerie. Bentuknya terlihat jelas mirip piramida lancip. Keberadaan Gunung Inerie tampak dari semua sisi kampung, sehingga masyarakat yakin dewa yang tinggal di puncak Gunung Inerie dapat memantau aktivitas masyarakat.
Masyarakat adat percaya jika puncak Gunung Inerie merupakan rumah dewa penjaga harmoni Flores. Salah satunya dewa kesatria Jaramasi yang dipercaya tinggal di batu besar sebelah selatan gunung.
“Gunung Inerie merupakan salah satu gunung berapi yang ada di Pulau Flores, tepatnya berada di Kabupaten Ngada, Bajawa. Arti nama dari Gunung Inerie itu di mbil dari kata Ine yang berarti ibu, dan Rie yang berarti cantik. Jadi apabila diartikan, Gunung Inerie adalah ibu yang cantik. Gunung Inerie yang memiliki ketinggian 2.245 mdpl masih cukup aktif dan terakhir meletus pada Tahun 1970. Gunung Inerie memang tidak begitu terlalu tinggi dibandingkan gunung lainnya, namun keindahannya tidak perlu diragukan lagi. Di kaki bukit gunungnya terdapat sebuah kampung adat yang sudah tidak asing terdengar di kalangan pejalan yakni Kampung Adat Bena. Salah satu desa adat yang sudah cukup ramai dikunjungi oleh wisatawan baik domestik hingga mancanegara. Berada tak jauh dari Kampung Bena terdapat sebuah tempat yang juga tak kalah menariknya untuk didatangi. Panorama Manulalu namanya. Bagi yang hendak mengeksplorasi keindahan lain di Kota Bajawa, tak ada salahnya untuk menyempatkan diri sejenak melihat dan menikmati panorama alam Gunung Inerie dari Panorama Manulalu,” tulis Instagram @urban.hikers, dikutip Kamis 13 Desember 2018.
Untuk mendaki Gunung Inerie, traveler harus melalui kerikil dan bebatuan cadas. Rutenya agak sulit dan licin, tak heran jika pendaki kerap sedikit merangkak ketika mendaki ke puncaknya.
Meski demikian, ketika Anda sudah berada di punggungan pertama, Anda dapat melihat kawah yang cukup dalam dari Gunung Inerie. Kemiringan akan semakin tajam jika Anda naik lebih ke puncak teratas.
Jika Anda penasaran ingin mendaki Gunung Inerie, datanglah ke Ngada Provinsi NTT. Anda dapat mengambil rute dari Kupang ke Bandara Soa dan kemudian menuju Kota Bajawa. ♦ iNews.id

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.