Siapkan Tenaga Kerja Terampil, Wali Kota Kupang Dorong Pembentukan Balai Latihan Kerja

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo saat bertemu Koordinator BPVP Kupang, Wilfrianus Sabon Tawa / foto: ist

Kupang Produktif Lewat SDM Terlatih

EXPONTT.COM – Dalam rangka mengembangkan sumber daya manusia yang terlatih, Pemerintah Kota Kupang terus melakukan inovasi mulai dari pemberian beasiswa kepada siswa berprestasi hingga ragam pelatihan.

Terbaru, Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo berencana membuat Balai Latihan Kerja (BLK) sendiri. Langkah strategis ini diambil untuk menyiapkan tenaga kerja terampil sesuai kebutuhan dunia kerja.

Aset daerah yang ada, menurut Wali Kota Kupang, bisa dioptimalkan sebagai lokasi BLK, sehingga pemerintah tidak harus membangun dari nol, melainkan memfungsikan gedung yang sudah tersedia.

“Kalau anak-anak ini sudah mendapat pelatihan, tugas kita adalah memberi jalan. Dua lulusan terbaik dari tiap sektor harus punya tempat magang di Pemkot. Ini juga akan menjadi motivasi bagi peserta lain untuk berkompetisi,” tegas dr. Christian Widodo saat menerima audiensi Koordinator Satuan Pelayanan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kupang Kementerian Ketenagakerjaan, Wilfrianus Sabon Tawa, bersama jajaran instruktur, Rabu, 2 Oktober 2025 di Ruang Kerja Wali Kota Kupang.

Baca juga:  Akselerasi Perencanaan Pembangunan Kota Kupang Dapat Apresiasi dari Bappenas

Baginya, BLK dinilai penting untuk menyiapkan tenaga kerja terampil yang sesuai dengan kebutuhan kerja. “BLK ini penting untuk menyiapkan tenaga kerja terampil sesuai kebutuhan dunia kerja. Kita bisa mulai proses dari sekarang, menyiapkan tempat, instruktur, hingga regulasinya. Nanti dukungan peralatan bisa diusulkan ke pusat,” jelasnya.

Baca juga:  NasDem NTT Bakal Gelar Diskusi Publik, Hadirkan Melki Laka Lena dan Viktor Laiskodat

dr. Christian Widodo juga mengapresiasi sekaligus membuka ruang kerja sama yang konkret bersama BPVP Kupang dalam menyiapkan tenaga kerja terampil sekaligus membuka peluang magang bagi lulusan pelatihan vokasi. Ia bahkan mendorong agar setiap perangkat daerah di lingkup Pemkot dapat menampung minimal dua lulusan terbaik sesuai bidangnya.

Wali Kota Kupang meminta Dinas Nakertrans bersama Bappeda untuk mengkaji kemungkinan kerja sama resmi serta melakukan pemetaan kebutuhan tenaga kerja terampil di Kota Kupang. Ia menegaskan,

Baca juga:  Wali Kota Kupang Launching Car Free Night

“Pemkot selalu terbuka bagi setiap pihak yang mau memberi kontribusi nyata untuk pengembangan SDM. “Tumbuh itu dimulai ketika kita mau mendengar,” tambahnya.

Koordinator BPVP Kupang, Wilfrianus Sabon Tawa, memperkenalkan program-program pelatihan vokasi yang sedang berjalan.

Tahun 2025, BPVP Kupang menyelenggarakan 26 program pelatihan di berbagai sektor keahlian, mulai dari otomotif, bisnis dan manajemen, mebel, hingga program berbasis digital seperti konten kreator dan pemasaran digital. Setiap program menghasilkan 16 lulusan terampil siap kerja.

Turut hadir dalam pertemuan itu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Kupang, Thomas Dagang, serta perwakilan dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Kupang.

(Gorby Rumung / ADV)