Siswa di Alor Meninggal Dianiaya Guru, Pelaku Beberapa Kali Pukul Korban

  • Bagikan
ilustrasi penganiayaan
ilustrasi penganiayaan

EXPONTT.COM – SK (40), guru salah satu SMP di Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diduga melakukan penganiayaan terhadap siswanya MM (13) hingga tewas, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Alor, NTT.

Dilansir dari kompas.com, Kapolres Alor AKBP Agustinus Christmas mengatakan, polisi telah memeriksa sembilan saksi terkait kasus itu. Saksi itu terdiri dari pelapor berinisial ZL, lima siswa yang merupakan teman korban, seorang guru SMP, dan orangtua korban.

“Dan orang yang mendampingi orangtua korban saat mengantarkan korban ke Puskesmas,” ujar Agustinus, Kamis 11 November 2021.

Tidak dilakukan sekali

Agustinus menyebut, SK merupakan guru mata pelajaran Bahasa Inggris di sekolah tersebut. Pelaku diketahui beberapa kali melakukan pemukulan terhadap korban saat bertugas sebagai guru piket pada hari Senin dan Jumat.

Baca juga:Tidak Terpakai, 5.000 Stok Dosis Vaksin Covid-19 NTT Kadaluwarsa

Kejadian pertama, ungkap Agustinus, terjadi pada hari Senin 4 Oktober 2021. Pelaku mengetuk kepala korban dengan kepalan tangan kanannya sekali.

Pada Senin 11 Oktober 2021 tersangka menendang korban di bagian punggung sebanyak satu kali.

Terakhir, tersangka memukul korban di bagian betis kanan korban dengan menggunakan bambu sebesar ibu jari pada Senin 18 Oktober 2021.

Setelah itu korban mengeluh sakit di sekujur tubuhnya kepada ZL.

Baca juga:Jalan Golowelu-Orong Longsor, Akses Menuju Labuan Bajo Terputus

Pada 23 Oktober 2021, korban mengalami demam tinggi. Orang tua korban dan orang tua angkat korban melarikan korban ke Puskesmas Lantoka untuk diperiksa.

“Baru pada tanggal 25 Oktober 2021, korban dirujuk ke Rumah Sakit Umum Kalabahi dan akhirnya korban meninggal. Kasus itu lalu dilaporkan ke kepolisian,” ujar Agustinus.

Menurut Agustinus, berdasarkan hasil visum et repertum dari Puskesmas Lantoka, terdapat beberapa tanda bekas luka di tubuh korban.

  • Bagikan