Terungkap! Dua Korban Pencabulan Calon Pendeta di Alor Pernah Dikirimi Foto Bugil Tersangka

pria NTT sebar foto

EXPONTT.COM – Dari hasil pemeriksaan terhadap belasan saksi korban, terungkap selain melakukan kekerasan seksual, SAS calon pendeta atau vikaris asal Kupang, NTT, juga mengirim foto tanpa busana kepada dua korban.

Foto setengah badan yang memperlihatkan bagian tubuh bagian bawah tersangka itu dikirim kepada dua korban melalui pesan Facebook.

“(foto kemaluannya) Itu dikirim (tersangka) melalui inbox, kepada dua korban,” ujar Kapolres Alor, AKBP Ari Satmoko didampingi Kasat Reskrim Polres Alor, Iptu Yames Jems Mbau, Jumat 16 September 2022.

Baca juga:Anak Kepala Desa di Ende Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kebun Warga

Namun kiriman foto tersebut tidak dibalas oleh kedua korban. “Mereka (korban) tidak membalas,” ujarnya.

Foto tersebut masih tersimpan di telepon seluler milik tersangka.

Polisi pun telah menyita telepon seluler tersangka dan dua telepon seluler milik korban sebagai barang bukti.

Dari pendalaman tersebut, tersangka dikenai juga pasal dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman enam tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.

Baca juga:Korban Pencabulan Calon Pendeta di Alor Bertambah Menjadi 14 Orang

Korban kasus kekerasan seksual dan pelecehan seksual yang dilakukan tersangka SAS hingga Kamis 15 Sptember 2022 terus bertambah.

Saat ini sudah ada 14 korban yang melapor ke polisi tentang perbuatan calon pendeta cabul tersebut.

Dari 14 korban tersebut sepuluh diantaranya adalah anak-anak berusia 13-16 tahun sedangkan empat orang lainnya berusia 19 tahun atau tergolong dewasa.

Belasan korban tersebut adalah warga Desa Waisika, Kecamatan Alor Timur Laut, Kabupaten Alor, NTT dan juga jemaat di Gereja Nailang.

Ikuti berita dari ExpoNTT.com di Google News

Baca juga:12 Tim Melaju ke 16 Besar ETMC 2022 Lembata, 4 Tim Dari Peringkat 3 Terbaik