Edwin Lerrick, Buat Mesin Cuci Tangan Otomatis

  • Bagikan

♦ Antisipasi Covid-19 yang kian mewabah

 

 

Edwin Lerrick

Edwin Lerrick, Pemilik Lavalon sejak Juni 2020 menciptakan mesin cuci tangan atau mesin cuci system sensor setelah kehadiran Covid-19 Maret 2020. Setiap tamu yang akan menginap di Lavalon, wajib cuci tangan tanpa harus menyentuh kran air. Menurut Edwin, pada kran dipastikan ada virus coronan. Jika mereka yang mencuti tangan pada kran biasa, wajib membersihkan kranya dulu baru cuci tangan demi menjaga kebersihan. Ini saya ciptakan mesin cuci tangan system sensor ini, supaya setiap yang mencuci tangan tidak perlu menyentuh kran,” katanya menjawab expontt.com Minggu 28 Februari 2021.

Mesin cuci tangan otomatis ini mempunyai prinsip kerja mengalirkan air dari bak penampung ke wastafel jika ada tangan yang menghalangi sensor pendeteksi tangan yang berada di wastafel tersebut. Dengan proses, tangan menghalangi sensor optocoupler yang menjadi masukan komparator. Penggunaan alat cuci tangan otomatis ini cukup mudah, yakni dengan meletakkan tangan pada bawah sensor. Air akan mengalir secara otomatis dan berhenti ketika tangan dijauhkan dari sensor. “Ditengah pandemi yang saat ini melanda dunia, masyarakat harus disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan terutama menjaga hidup bersih. ♦ wjr

  • Bagikan