Minta BPKP Audit Dana Bantuan Seroja, Viktor Laiskodat: ‘Yang Makan Uang Bencana Tempatnya di Neraka’

Viktor Laiskodat
Gubernur NTT Viktor Laiskodat (foto: Suluh Desa)

EXPONTT.COM – Gubernur NTT, Viktor Laiskodat meminta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) melakukan audit terhadap pengelolaan seluruh bantuan untuk bencana Badai Seroja yang masuk.

Menurut Viktor Laiskodat, siapapun yang ‘makan’ (korupsi) uang bencana tempatnya ada di neraka.

“Saya minta BPKP untuk audit seluruh bantuan yang masuk, sehingga terbuka dijelaskan kepada publik agar tidak disalahgunakan bantuan bencana ini. Karena yang salah makan uang bencana itu tempatnya di neraka punya dalam,” jelas Viktor Laiskodat saat menerima donasi dari Bank NTT, Senin 26 April 2021 lalu.

Baca juga: Rayakan HUT Kota Kupang, Jefri Riwu Kore Ajak Warga Bangkit Bersama Pulihkan Kota

Selain itu, permintaan audit oleh BPKP ini untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan dana bantuan yang diperuntukan bagi masyarakat NTT yang terdampak bencana Badai Seroja.

Baca juga:  Tanah Eks DAMRI Milik Pemprov NTT Bakal Dikelola PT. Beta Nusa Sukago Selama 30 Tahun

Bantuan yang mengalir untuk masyarakat NTT baik dari masyarakat NTT itu sendiri maupun yang berada di luar NTT menurut Viktor menunjukkan tingkat solidaritas yang tinggi.

Baca juga:  Tanah Eks DAMRI Milik Pemprov NTT Bakal Dikelola PT. Beta Nusa Sukago Selama 30 Tahun

“NTT mempunyai daya tahan yang luar biasa dengan tingkat solidaritas sangat tinggi. Ini membuktikan kuatnya fondasi persaudaraan di NTT,” tutur politisi Partai NasDem ini.

Baca juga:  Tanah Eks DAMRI Milik Pemprov NTT Bakal Dikelola PT. Beta Nusa Sukago Selama 30 Tahun