Satpol PP Hukum Siswa di Sekolah, Kepsek SMAK Bhaktyarsa Maumere: Tidak Bisa Bedakan Sekolah dan Pasar
EXPONTT.COM – Sikap arogansi yang ditujukan Kasatpol PP Kabupaten Sikka terhadap siswa SMAK Bhaktyarsa Maumere mengundang keprihatinan dari Kepala Sekolah.
Suster Marcelina Lidi menyebut jika siswa-siswinya mengalami trauma dengan cara arogan anggota Satpol PP yang malah memberikan hukuman squad jump.
Suster Marcelina bahkan menyebut jika aparat penegak aturan daerah itu tidak bisa membedakan bagaimana menegakkan hukum di sekolah dan di pasar.
“Akibatnya siswa-siswi kami trauma dengan cara-cara arogan dan justru mereka (Satpol PP) yang melangggar aturan PPKM di Kabupaten Sikka ini,” ujar Suster Marcelina Lidi dikutip dari mediaindonesia.com, Kamis 12 Agustus 2021, kemarin.
Baca juga: Pasar di Kota Kupang Akan Dilengkapi Display Informasi Harga
Kejadian ini bermula saat sejumlah anggota Satpol PP Sikka yang mendatangi sekolahnya karena didapati ada kegiatan belajar mengajar (KBM).
Suster Marcelina sempat meminta Kasat Pol PP Sikka, Adeodatus Buang da Cunha yang memimpin operasi itu untuk masuk ke dalam ruangan kepala sekolah dan berdiskusi.
Namun tawaran Suster Marcelina langsung ditolak yang bersangkutan.
“Saya tawarkan Kasatpol PP Sikka untuk masuk ke dalam kantor saya karena saya punya etika. Tapi ditolak dan malah yang bersangkutan bersama anggotanya dengan sikap arogan langsung masuk ke dalam kelas dan meminta seluruh siswa-siswi hentikan aktivitas belajar dan berkumpul di lapangan,” jelasnya.
Baca juga: Gubernur NTT Undang Menteri Pariwisata Kunjungi Bukit Kelabba Maja Sabu
Setelah dikumpulkan, lanjut Suster Marcelina, para siswa malah dihukum oleh anggota Satpol PP dengan menyuruh melakukan squad jump tanpa sepengetahuan dirinya sebagai kepala sekolah.
“Itu yang melanggar prokes kami atau anggota Satpol PP Sikka. Kok malah siswa siswi dikumpulkan di lapangan dan terjadi kerumunan di situ. Saya sempat kaget kenapa siswa saya dibuat begini. Tindakan arogansi Satpol PP ini yang buat para siswa trauma,” ujar Suster Marcelina.








