Warganet NTT Protes Gubernur NTT Berkumpul di Semau

  • Bagikan
Wakil Gubernur NTT, Josef A. Naesoi terlihat dalam gambar tidak mengenakan masker.

♦ Wagub tidak mengenakan masker

EXPONTT.COM – Warganet NTT Protes, Gubernur NTT dan Pejabat Berkumpul Serta Para Bupati Berpestapora Ditengah Pandemi, di Semau Patung Bernyawa Sabtu 28 Agustus 2021. Seperti diwartakan akun FB Jon Onny, warganet NTT Protes, Gubernur dan Pejabat Serta Para Bupati Berpestapora Ditengah Pandemi, di Semau.

Portal harianflobamora.com mewartakan, sejumlah Warganet NTT Protes kepada Gubernur dan pejabat NTT yang mengadakan acara pengukuhan percepatan akses keuangan darrah (TPAKD) di pulau Semau, Jumat 27 Agustus 2021 dalam acara “Acara Peresmian Pelayaran KMP Garda Maritim 7“.

Pasalnya, pada Acara tersebut, Gubernur, Wakil Gubernur dan Para Pejabat termasuk Bupati dari berbagai Daerah terlihat tengah asik berpesta serta berkerumun di tengah-tengah Wabah Covid-19 yang melanda Dunia saat ini. Ungakapan kekesalan Warganet itu pun mereka Unggah melalui Kanal Facebook dalam bentuk, video, Gambar dan tulisan-tulisan.

Bahkan ada yang sampai menuding, apa yang dilakukan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan dan Para pejabat di Semau adalah bentuk pelanggaran terhadap kebijakannya sendiri tentang Prokes dan larangan membuat Pesta

Pejabat berkumpul di Semau

Seperti Tulisan Akun Facebook Mario Yosryandi Sara, Melulis Saat Masyarakat di kurung dalam rumah karena PPKM, Pejabat malah Bergoyang, Berdansa di pesta sampai keringat meleleh.

“Tadi malam Ktong pung kaka pejabat dong, Kepala Darrah Se-NTT ada Party di pulau semau Ho. Talalu ena nah. Masyarakat dong kurung di rumah deng aturan. Tapi di belakang sana… awi dong ada bagoyang, Badansa di pesta sampe keringat meleleh tu. Ini NTT pak, beda nah,” tulis Mario. Postingan dengan lampiran 2 Foto itu pun banyak di komentari oleh warganet yang juga geram dengan tingkah para pejabat dan Gubernur NTT. Jika melihat tampilan Video yang dibagikan oleh beberapa Warganet, tampak dalam kegiatan peresmian tersebut seperti sebuah pesta.

Para pejabat yang hadir termasuk Gubernur Dan Wakil Gubenur NTT terlihat berdiri bederkatan sedang berbincang satu sama lain. Bahkan dalam video juga terlihat, Wagub Josef Nae Soi tampak tidak mengenakan Masker sedang berdiri mengenakan kemeja putih dan kacamata hitam. Seperti diketahui sebelumnya, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtulilu Laiskodat mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di pulau Semau, Kabupaten Kupang, 27 Agustus 2021.

Peresmian berlangsung lancar, akan tetapi sebagian Warganet menilai Acara itu seperti sebuah pesat dan tentunya menyakiti masyarakat yang selama ini dikiring karena Pandemi Covid dan PPKM. Dalam kegiatan tersebut, Gubernur didampingi Bupati Kupang, Kepala Kejari NTT, Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Sekda Kupang, Dangdim 1604/Kupang dan Lain sebagainaya

Kegiatan itu diselenggarakan atas hasil kerjasama Pemprov NTT, Bank NTT, OJK NTT, DJPb, Koordinator TPKAD, serta para Sekda Kabupaten seluruh NTT.

Seusai melakukan peresmian, kegiatan kemudian dilanjukan dengan melaksanakan Trip On Board di dalam Kapal tersebut.

Namun Justru Hal itulah yang menarik perhatian Warganet, Dimana Mereka Ramai-ramai mengajukan Postingan protes setelah melihat apa yang di lakukan para pejabat telah melukai Hati Rakyat yang saat ini terkekang karena Pandemi Covid-19. Di Kota Kupang, warga juga dilarang berpesta ria tetapi walikota tetap melakukan blusukan di masa pandemic sehingga berkumpul banyak orang. Sebuah baliho terpampang gambar walikota dan wakil walikota berpakaian dinas lengkap menghimbau agar masyarakat memakai masker dan imbauan lainnya. Namun seperti terlihat di halaman KFC tidak jauh dari Bundaran PU atau Patung Tirosa,pesan baliho menggambarkan rakyat silahkan mentaati Prokes, tetapi pejabat tidak. Entah alasan apa memasang baliho seperti.

Nitizen Arhy Natu Falas berkomentar,” Mulai sekarang masyarakt buat pesta dan kalau mereka patroli tanya balik mereka kenapa itu bisa dan apakah hukum diindonesia ada dua macam? tanyakan pada team patroli biar mereka jelaskan aturan yg sebenrnya giman, jangan asal buat aturan lalu langgar aturan, herannya kenapa yg patroli dong tdk berani? padahl mereka jalnkan aturan yg dikeluarkan oleh pemerintah?pengecut semua.” ♦ wjr

  • Bagikan