Wagub NTT, ”Saya Pakai Masker Tetapi Ketika Makan, Dibuka”

Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi

♦ Bantah Berkerumun dan Langgar Prokes di Acara TPAKD

EXPONTT.COM – Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi, membantah berkerumun dan melanggar protokol kesehatan dalam acara pengukuhan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Pulau Semau, Jumat 27 Agustus lalu 27 Agustus 2021. Acara tersebut turut dihadiri Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat serta seluruh kepala daerah bupati dan wali kota se-NTT.

“Saya, gubernur, para bupati dan seluruh undangan menghadiri acara ikuti prokes. Jadi biarkan saja ade-ade wartawan beritakan. Toh semua yang hadir para pejabat dan semua orang intelek. Saya heran diberitakan saya tidak pake masker. Itu salah, kan kalau makan tidak tidak buka masker. Orang yang foto dan disebarkan dimedia, pas saya dan pak gubernur sedang makan kue. Setelah itu saya pulang duluan,” jelas Josef Nae Soi menjawab telepon expontt.com, Senin 30 Agustus 2021 siang.

Wagub NTT pada Senin 30 Agustu 2021, sedang berada di Jakarta dalam rangka urusan dinas di Badan Penanggulangan Bencana Nasional. “Saya kebetulan sedang di Jakarta ada urusan dinas BPBN urusan dana terkait bencana Seroja April 2021,” jelas Wagub singkat. Ditegaskan Josef Nae Soi,” Tidak ada yang langgar prokes, tidak ada kerumunan, dan saat kami duduk itu dengan jaga jarak dan menggunakan masker,” kata Josef kepada CNNIndonesia.com melalui sambungan telepon, Senin 30 Agustus 2021.

Baca juga: Benny K Harman Kritik Satgas Covid-19, Sebut Tak Tegas Soal Kerumunan di Pulau Semau

Menurutnya, tempat pelaksanaan acara di Desa Otan, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang pekan lalu berstatus zona hijau. Acara juga berlangsung di tempat terbuka dan di bawah terik matahari mulai pukul 13.00 sampai 16.40 Wita.

gubernur NTT
Kepala Dinas Kesehatan Kependudukan dan Catatan Sipil NTT, dr. Meserassi VB Ataupah

Hal senada ditegaskan dr. Messe Ataupah ketika ditelepon expontt.com, Senin 30 Agustus 2021. “Kota Kupang sudah zona hijau, jadi tidak masalah. Kalau selama ini bahwa kota Kupang terkesan zona merah dan banyak yang positif covid, itu ada kesalahan input data. Jadi saya tegaskan sekali lagi, Kota Kupang sudah zona hijau,” jelas Messe Ataupah.

Ditambahkan Josef Nae Saoi, ”Panggung tersebut sudah tersedia secara permanen. Ia tak menampik banyak orang yang hadir dalam acara tersebut, namun tetap menjaga jarak.”

Katanya, acara tersebut bukan sebuah pesta seperti yang ada di media-media sosial atau pemberitaan tapi acara tersebut untuk kepentingan peningkatan ekonomi masyarakat.

Baca juga: Kadis Kesehatan NTT: Pulau Semau Zona Hijau, Prokes? Itu Ranah Satgas 

Lebih lanjut, Josef tak membantah jika dirinya sempat tertangkap kamera dalam rekaman video yang beredar tidak menggunakan masker. Tetapi saat itu dirinya sedang mencicipi pisang goreng sambil berbincang dengan Viktor. Ia pun mengakui acara pengukuhan tersebut disponsori oleh Bank NTT.”Sebenarnya acara tersebut, kami dari pemprov nebeng ke acara Bank NTT,” ujarnya. ♦ wjr