Sopir Angkot Kupang Keluhan kelangkaan Premium dan Pertaline

  • Bagikan

♦ Seruduk Dinas Perhubungan

EXPONTT.COM – Puluhan sopir angkutan kota Selasa 26 Oktober 2021 mendatangi Dinas Perhubungan Kota Kupang. Sejumlah diparkir di S.K Lerik dan mengeluh kelangkaan BBM jenis premium dan pertalite. Keluahan para sopir beralasan karena tingginya biaya operasional trasportasi dalam kota sementara kelangkaan penumpang.

Juliana Loe, pemilik angkutan yang suaminya juga seorang sopir menyatakan kepada kupangterkini.com Selasa 26 Oktober 2021, tujuan kedatangi para sopir angkot di Dinas Perhubungan untuk mengeluhkan tentang tidak tersedianya BBM jenis Premium serta Pertalite khusus yang sudah hilang dan naik harga. “Dengan harga seperti itu, penghasilan angkutan itu menurun,” ujarnya.

Belum lagi menurutnya, mereka harus membayar retribusi setiap harinya Rp 10.000. “Ini saja selama satu bulan kami harus mengeluarkan Rp 300.000, belum lagi membayar gaji supir dan kenek, nah selama satu bulan itu setiap minggu kami harus membeli oli, belum lagi ada kerusakan lainnya kita dapat darimana,” tambahnya.

Jadi menurutnya, kedatangan mereka meminta agar pemerintah dapat memberikan solusi terkait masalah tersebut. “Sampai saat ini belum ada kejelasan, mungkin nanti ada rapat dan kami diinformasikan harga sesuai dengan aturan yang berlaku,” tandasnya.

Poin penting dari kedatangan mereka ke dinas perhubungan kota Kupang yaitu meminta agar harga tarif penumpang dinaikkan. “Kami minta begitu saja,” timpal salah seorang sopir.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang Ferdinanus Mere kepada expontt.com Rabu 27 Oktober 2021, menjelaskan sedang membahas masalah keluhan para sopir angkot Selasa 26 Oktober 2021 kemarin. ♦ wjr

  • Bagikan