Ajak Lakukan Survei, Viktor Laiskodat: Kalau Masyarakat NTT Tidak Suka, Saya Berhenti

  • Bagikan
Viktor Laiskodat
Gubernur NTT Viktor Laiskodat (foto: Suluh Desa)

EXPONTT.COM – Gubernur NTT, Viktor Laiskodat mengajak masyarakat untuk melakukan survei terhadap dirinya.

Hal ini berkaitan dengan viralnya video yang menunjukkan ketegangan dirinya saat berdialog dengan sejumlah warga Desa Kabaru, Kabupaten Sumba Timur.

Menurut Viktor, jika hasil survei menunjukkan banyak masyarakat sudah tidak menyukainya, ia akan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai gubernur.

“Sudah nanti survei saja, kalau survei masyarakat NTT mereka tidak suka saya lagi, saya berhenti karena saya datang sini bukan untuk cari hidup. Kalau tidak mau lagi, saya berhenti dengan senang hati,” jelas Viktor.

Baca juga: Gunung Semeru Erupsi, Warga Sekitar Diminta Evakuasi Diri 

Politisi NasDem ini juga menyebut jika video yang beredar sudah melalui proses editing yang lebih menonjolkan suaranya yang keras (ssat berdialog) dibanding pokok yang dibahas waktu itu.

“Cara kalian memotong dan viral itu kan cara yang framing itu, tidak muat secara utuh. Harusnya kalian tidak boleh begitu, kalian itu framing kan? Framing sesuatu itu kalian jahat,” katanya, Kamis (2/12) kemarin.

Menurut Viktor, netizen yang framing kejadian tersebut merupakan sesuatu yang berbau politik.

“Netizen yang framing itu pasti dia berbeda politik dengan saya,” ujarnya.

Baca juga: Ditetapkan Sebagai Tersangka, Randy Badjideh Terancam 15 Tahun Penjara

Beberapa pekan terakhir, masyarakat NTT dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan ketegangan gubernur Viktor Laiskodat dengan sejumlah masyarakat di Desa Kabaru, Kabupaten Sumba Timur.

Dalam video itu, sejumlah masyarakat pergi meninggalkan rombongan gubernur saat sedang membahas lahan yang direncanakan akan dibangun rens sapi.

Rekaman video perdebatan panas antara gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat, dengan tokoh masyarakat Desa Kabaru bernama Umbu Maramba Hau.

Viktor buka suara terkait persoalan itu. Menurutnya, untuk mengejar kesejahteraan masyarakat tidak hanya dengan mengandalkan APBD. Sehingga seluruh aset yang ada harus dimanfaatkan agar perekonomian lebih baik.

Baca juga: Gubernur Almarhum Ben Mboi Bahkan sampai Tempeleng Camat di Sejumlah Daerah

“Saya tidak tertarik dengan video atau segala macam itu, persoalan kita adalah jika investasi kita di NTT tidak berjalan maka untuk mengejar kesejahteraan, dengan hanya mengandalkan APBD semata. Sehingga aset-aset yang ada harus dimanfaatkan,” jelasnya, Kamis 2 Desember 2021.

Menurut Viktor, tidak ada satu daerah pun yang berhasil dengan investasi rendah, apalagi dengan situasi Covid-19 seperti ini. Bahkan NTT merupakan salah satu provinsi yang tidak terlalu diminati oleh para investor.

“Oleh karena itu kita harus kreasikan seperti perizinan harus cepat, kepastian hukum atas tanah yang harus tepat dan konflik-konflik sosial seperti itu tidak harus ada. Karena itu akan menjadi hambatan bagi investor yang akan masuk,” ungkapnya.

Viktor menjelaskan, lahan yang dimaksud tersebut awalnya dia dibawa oleh mantan bupati Sumba Timur Almarhum Umbu Mehang Kunda, yang saat itu menjabat sebagai Ketua Komisi III DPR RI yang membidangi pertanian.

Baca juga: Pelajaran Kepemimpinan Ben Mboi

“Waktu itu beliau merupakan satu-satunya orang NTT yang menduduki jabatan Ketua Komisi di DPR RI. Dia menjelaskan saya bahwa daerah ini daerah yang bagus, peternakannya bagus tapi tidak ada yang kerja tidak ada yang bantu. Maka dari itu beliau minta saya untuk urus waktu itu, sehingga saya menjadi gubernur dan saya teringat,” ungkapnya.

Saat dialog berlangsung ada beberapa pemuda yang menyatakan Almarhum Umbu Mehang Kunda tidak ada urusan soal lahan di sana, membuat amarah Viktor tersulut karena dinilai telah menghina seniornya yang sangat dihormatinya.

“Saya marah dia karena dia menghina senior, seorang Umbu, yang saya kenal hidupnya yang diabadikan untuk Pulau Sumba. Itulah cinta Almarhum Umbu Mehang Kunda untuk Sumba, dan waktu itu dia minta saya untuk terlibat. Saat saya menjadi gubernur dan teringat akan omongan beliau itulah saya gembira dan saya mau bangun daerah itu,” pungkas Viktor. ♦ merdeka.com

  • Bagikan