Pra Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak, Terungkap Cara Randy Habisi Astri hingga Tak Bernyawa

  • Bagikan
polda ntt
Polisi Gelar Pra Rekonstruksi Kasus Astri dan Lael, Diperankan Langsung oleh Randy

EXPONTT.COM – Terungkap cara Randy menghabisi Astri dan Lael dalam pra rekonstruksi yang digelar di Polda NTT, Kamis 16 Desember 2021.

Randy, tersangka tunggal kasus pembunuhan ibu dan anak di Kota Kupang dalam pra rekonstruksi tergambar menghabisi Astri di dalam mobil.

Sebelum membunuh Astri, keduanya sempat terlibat pertengkaran di dalam mobil. Korban Astri pun emosional dan kemudian mencekik anaknya Lael hingga meninggal dunia.

Melihat Lael tidak bernyawa, Randy marah dan kemudian mencekik leher Astri dan membekap wajah Astri hingga tewas.

Baca juga: Polisi Gelar Pra Rekonstruksi Kasus Astri dan Lael, Diperankan Langsung oleh Randy

Setelah kedua korban tewas, tersangka Randy pun bingung. Ia pun berkeliling ke beberapa tempat di Kota Kupang sambil mencari plastik hitam untuk menyimpan dan membuang mayat Astri dan Lael.

Tidak hanya itu, tersangka Randy pun mulai mencari bantuan orang dan alat untuk menggali lubang untuk menguburkan mayat Astri dan Lael.

Dalam pra rekonstruksi ini semakin menguatkan pengakuannya jika dirinya sendiri yang melakukan pembunuhan.

Randy tampak tenang melakonkan adegan demi adegan dalam pra rekonstruksi yang menjadi tontonan warga Kota Kupang yang memenuhi area Mapolda NTT.

Baca juga: Mobil Rental Berisi Bangkai Anjing Terjungkal di Jalan Timor Raya, Sopir Kabur dengan Luka

Sebagian besar warga yang menonton dari sisi lapangan maupun dari luar pagar Polda NTT mengeluarkan teriakan dan makian saat melihat Randy melintas.

Sejumlah ibu dan kaum perempuan mengutuk tindakan Randy dan meminta polisi menghukum Randy dengan hukuman terberat.

“Terapkan pasal paling berat. Kalau perlu hukuman mati supaya jangan lagi ada Randy lain dan kejadian pembunuhan ibu dan anak tidak lagi terjadi,” kata Theresia M (50).

Sebelumnya, jenazah kedua korban ditemukan berawal dari terciumnya bau busuk bangkai, oleh para pekerja penggalian pipa air di sekitar proyek SPAM Kali Dendeng Kota Kupang 30 Oktober silam.

Saat itu pekerja curiga dengan bau busuk yang semula diduga bangkai binatang.

Para pekerja berinisiatif untuk mengangkat dengan menggunakan alat berat (eksavator) namun ternyata berisi dua jenazah manusia.

  • Bagikan