Emanuel Kolfidus Usul Ende Sebagai Kota Pancasila

Emanuel Kolfidus

EXPONTT.COM – Anggota DPRD Provinsi NTT, Emanuel Kolfidus mengusulkan agar Kota Ende ditetapkan sebagai Kota Pancasila karena Bung Karno menggali Pancasila di kota Ende.

Hal ini dikatakannya pada saat kegiatan Fasilitasi pengembangan desa wisata di kawasan Moni Ekraf Victory, Kecamatan Kelimutu – Kabupaten Ende, Sabtu 23 April 2022

“Saya mengusulkan Kota Ende di tetapkan menjadi Kota Pancasila harus kita perjuangkan selain sebagai kota pariwisata karena Bung Karno menggali Pancasila di Kota Ende,’Katanya

Kota Ende selain memiliki wisata alam yang menajubkan dan kota religius serta memiliki wisata ideology karena di kota Ende lahirnya Pancasila.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur diwakili oleh Direktur Pengembangan Destinasi II Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif, Dr. Wawan Gunawan mengatakan bahwa kota Ende memiliki nilai spritual, nilai budaya, nilai kreatif ada nilai ekonomi dan nilai komunikasi, nilai komitmen serta ada nilai keberlanjutan.

“Selama di Kota Ende, saya sudah merasakan mandi budaya, wisatanya luar biasa, ada nilai spritual, nilai budaya, nilai kreatif ada nilai ekonomi serta ada nilai komunikasi, nilai komitmen serta ada nilai keberlanjutan,”kata Dr.Wawan

Dr. wawan berharap kepada Bupati Ende agar menetapkan Ende sebagai Kabupaten Pariwisata karena memiliki wisata sejarah dan wisata religi yang luar biasa karena kehadiran Bung karno di Ende.

Pemerintah Daerah Kabupaten Ende akan berupaya mendorong desa wisata di kawasan Moni sebagai area strategis 1 pengembangan pariwisata di Kabupaten Ende sesuai dengan dokumen kawasan strategis pariwisata Kelimutu.

Sementara Bupati Ende, Drs. Djafar Achmad dalam sambutannya pada saat kegiatan kegiatan Fasilitasi pengembangan desa wisata di kawasan Moni Ekraf Victory, Kecamatan Kelimutu – Kabupaten Ende, Sabtu 23 April 2022

Bupati Ende, Drs. Djafar Achmad mengatakan bahwa pariwisata merupakan suatu industri yang besar yang di dalamnya terdapat elemen – elemen yang mampu menggerakkan segala sektor pertumbuhan ekonomi secara Holistik.

Oleh karena itu, lanjut Bupati Djafar bahwa kebersamaan saat ini merupakan sebuah momentum strategis guna menyatukan pandangan dan memantapkan tekad dari sisi penguatan pemahaman desa wisata yang berjalan senada dengan visi rencana Induk pengembangan Pariwisata Daerah Kabupaten Ende (RIPPARDA) Tahun 2014 – 2034 yaitu terwujudnya Kabupaten Ende sebagai Destinasi pariwisata berbasis Budaya dan lingkungan yang berdaya saing global dan mampu mendorong pembangunan berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat.

Pemberdayaan komunitas di desa wisata menjadi fokus pertama menuju pariwisata di desa sehingga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Kami mengharapkan bantuan dan dukungan dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pariwisata mitranya Komisi X DPR RI untuk berjuang bersama kami membangun dan mengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Ende,”harap Bupati Djafar. ♦ ria/prokopim