Gubernur VBL: Kita Serahkan Penuh Pada Aparat Hukum

♦ Polresta Kupang Tangkap Pelaku Penganiayaan Wartawan Fabilatuan, Salah Satu Pelaku Penganiayaan Diduga Kuat Debt Collector Bank NTT

EXPONTT.COM – Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat atau VBL menegaskan, “Saya sebagai gubernur yang bertanggungjawab menyampaikan kepada aparat penegak hukum dalam hal ini kepolisian atas kasus pemukulan wartawan Fabilatuan agar menangani serius. Kita serahkan kepada polisi untuk usut sampai tuntas, itu saja dulu,” tegas VBL menjawab expontt.com Senin 9 Mei 2022 siang di Aula El Tari Kupang.

Kapolda NTT, Brigjen Pol Setyo Budiyanto pun menjawab singkat,” Kita sudah tangkap para pelaku dan saya sudah instruksikan enggota kita untuk usut sampai tuntas,” jawab Kapolda ketika ditanya di Aula El Tari Kupang Senin 9 Mei 2022 siang.

Seperti sudah diwartakan, Polres Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menangkap lima orang pelaku penganiayaan terhadap wartawan SuaraFlobamora.com, Fabianus Latuan di Kupang, pada 26 April 2022. Empat pelaku ditangkap di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) dan satu orang ditangkap di Kupang. Salah satu pelaku diduga kuat debt coolektor Bank NTT berinisial MT.

Foto MT tersebar luas di media sosial bahkan ada medsos yang menulis nama lengkap. Sebuah sumber terpercaya menjelaskan, isteri MT berinisial EM juga tercatat sebagai karyawan Bank NTT di salah satu cabang.

Selain disebarkan penangkapan MT dan empat pelaku lain, di sejumlah akun FB juga diupload vidieo ketika MT bertengkar dengan polisi ketika melakukan penagihan utang klien Bank NTT yang belum dilunasi. MT dalam video itu juga membentak oknum polisi yang juga sedang bertugas.

Untuk di ketahui, setiap bank memiliki debt collector sebagai penagih hutang yang sering mengendap dari para nasabah. Debt collector adalah orang dari pihak ketiga yang ditunjuk oleh pihak bank untuk menyelesaikan kredit macet yang ada pada nasabah.
Kapolres Kota Kupang, Kombes Rishian Krisna Budhiaswanto mengatakan penyelidikan terhadap para pelaku dilakukan sejak 29 April 2022. Polisi menelusuri jejak digital para pelaku dan menemukan mereka berada di Samarinda.

Selanjutnya, Polres Kota Kupang berkoordinasi dengan Polda Kalimantan Timur untuk membekuk para pelaku sebelum melarikan diri ke Jakarta. “Kami tangkap saat mereka akan terbang ke Jakarta,” kata Kombes Rishian, Jumat 6 Mei 2022).

Penganiayaan Fabianus terjadi setelah ia bersama belasan wartawan menghadiri jumpa pers di Kantor PT Flobamora, BUMD milik Pemerintah Provinsi NTT. Mereka diundang untuk menghadiri acara jumpa pers terkait pemberitaan sebelumnya yagn menyebutkan ada dugaan deviden sebesar Rp1,6 miliar perusahaan itu. ♦ wjr