Julie Laiskodat Berkisah Arti Sebuah Cinta dengan VBL

EXPONTT.COM – Selembar foto Bunda Julie Laiskodat bersama suami Viktor Bungtilu Laiskodat atau VBL beredar di media sosial. Di foto itu, Julie dan VBL tersenyum ria, sedang melihat arti sebuah cinta sejati. Cinta Julie dan VBL sudah bersemia, berbuah lebat dan buah lebat dinikmati, jutaan’ insan. Cinta yang dipupuk Julie dan VBL dari sebuah cinta yang tidak berarti kini sudah bernilai dan diberkati Tuhan.

Artinya, cinta yang bertumbuh pada kedua insan ini, ialah buah anigerah Kerahiman Ilahi yang tidak pernah berpikir nalar sehat manusia yaitu Julie dan VBL Keduanya mempersembahkan jiwa dan raga untuk membangun manusia seutuhnya. Julia sebagai anggota parlemen melayani sesama tiada lelah berkeliling NTT. Halnya VBL dalam kapasitasnya sebagai gubernur melayani dan membangun NTT. Walau sudah mengorbankan segalanya, tetap ada bumbu ketidaksukaan mausia yang tidak puas. Tetapi ketidakpuasan orang sudah menjadi bumbu yang sedap dalam perjalanan karir seorang VBL.

Tak terhitung berapa banyak yang sudha menikmati kebaikan Julie dan VBL, tak terhitung jumlah mereka yang tidak mampu melanjutkan pendidikan dari SD, SLTA, perguruan tinggi dan bergelar doctor yang dibantu VBL. Kisah cinta Julie dan VBL atas anugerah dan kehendakNya. Kiprah keduanya terlihat dari foto ini, bahwa cinta keduanya dipersembahkan untuk sesama demi kemuliaan namaNya.

Julie Laiskodat seperti diwartakan sebuah potal, floresmederka.com adalah sosok seorang pemulung ya “pemulung” di Jakarta yang justru dipilih Julie sebagai pendamping hidup. Ia memilih dipinang seorang VBL yang kini gubernur. Mengapa?. Tentu karena kekuatan cinta. Cinta membuat Julie tak peduli dengan kehidupan dari sang gubernur kala itu. Ia tak melihat asal muasal sang suami. Ketertarikannya muncul bukan karena memiliki banyak hal yang “menariknya”, melainkan sang gubernur kala itu merupakan sosok yang serupa dengan sang pencipta.

Ia yakin akan ada sesuatu yang istimewa di kemudian hari. Keraguan berubah menjadi kenyataan. Dari biasa-biasa saja menjadi sesuatu yang istimewa. Viktor menjadi salah tokoh nasional yang bepengaruh. Kendati demikian, ketulusan cinta, kisah dan kasih masa silam itu pun Julie ungkapkan di ruang dan waktu yang berbeda. Julie tidak malu mengungkapkan ke pubulik bahwa suaminya pernah jadi pemulung di Jakarta dulu.

“Saya nikahi si pemulung ini (Gubernur Viktor Bungtilu Laikodat), karena saya mau jadi istri gubernur itu hari soalnya,” katanya dengan polos saat memberikan sambutan acara peletakan batu pertama pembangunan gedung SMK Negeri 3 Komodo, di Kaper, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Sabtu 20 September 2020.

Bagi Julie, seperti yang dilukiskan oleh Caputo, satu-satunya ukuran mencintai adalah mencintai tanpa ukuran. Hakikat cinta adalah berusaha mengatasi segalah hakikat.
Andai cinta dimaknai dengan sesuatu yang harus “diukur” dahulu, tentu Julie kala itu enggan memilih Viktor Bungtilu Laiskodat. Ia pasti memilih pria yang sepadan dengannya. Itulah kekuatan cinta. Sorang Julie, tak sekadar wanita yang cantik sempurna tetapi memilik segalanya.

“Saat itu saya tidak melihat dia dari sisi negatifnya”

Bercerita tentang kisah cinta bersama sang “pemulung” bukanlah pertama kali diungkapkan seorang Julie Laiskodat. Ia sempat mengatakan hal serupa saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Manggarai Timur (Matim) pada Rabu 11 Maret 2020.
Julie begitu polos.

Ia menyebut dirinya sebagai pengusaha. Namun, ia tidak melihat sosok seorang Viktor Laiskodat dari sisi negatif kala itu. “Latar belakang saya adalah pengusaha. Saya berpacaran dengan Viktor saat dia menjadi pemulung di Jakarta. Saat itu saya tidak melihat dia dari sisi negatifnya.

Tetapi setelah kami menikah, tiba-tiba nama Viktor Bungtilu Laiskodat mencuat seperti roket dan terkenal sebagai tokoh nasional,” ujarnya sperti dikutip dari Posflores. Saat itu lebih polos. Tak hanya sebagai “pemulung”. Ia mengaku sang suami konon bekerja sebagai penagih hutang.

“Si botak Viktor berkeja sebagai pemulung mendorong gerobak sampah. menjadi security di sejumlah tempat di Jakarta, bahkan sebagai penagih hutang atau dept collector,” kisahnya.Sontak hadirin yang datang dengan beragam ekspresi menertawakan candaan di balik kisah cinta pasangan orang nomor satu di NTT itu.

Berbicara tentang cinta, setiap insan pasti punya cerita unik di balik perjuangan yang panjang. Mulai dari berjuang untuk menemukan, mendekapnya dalam pelukan, membuatnya bertahan, membawanya ke pelaminan, sampai menjaganya sampai waktu memisahkan.

Namun tidak dipungkiri, memperjuangkan cinta bukan hal yang mudah. Terkadang bisa merasa lelah sampai merasa ingin menyerah. Terkadang merasa perjuangan cinta hanya berakhir sia-sia. Apa pun cerita perjuanganmu, pasti ada kisah unik dibalik perjuangan cinta yang hingga kini menjadi nostalgia perjuangan masa lalu.

Seperti kisah unik anak seorang pengusaha besar Kota Jakarta bernama Julie Sutrisno Laiskodat yang saat ini menjadi istri Gubernur Provinsi NTT Viktor Bungtilu Laiskodat.

“Latar belakang saya adalah pengusaha. Saya berpacaran dengan Viktor saat dia menjadi pemulung di Jakarta. Saat itu saya tidak melihat dia dari sisi negatifnya. Tetapi setelah kami menikah, tiba-tiba nama Viktor Bungtilu Laiskodat mencuat seperti roket dan terkenal sebagai tokoh nasional,” kisah Julie.

“Si botak Viktor berkeja sebagai pemulung mendorong gerobak sampah. menjadi security di sejumlah tempat di Jakarta, bahkan sebagai penagih hutang atau dept collector,” tambahnya.

Sontak hadirin yang datang dengan beragam ekspresi menertawakan candaan dibalik kisah cinta pasangan orang nomor satu di NTT itu. “Saya punya tujuan untuk pengabdian kepada masyarakat NTT; karena dari awal saya dan suami saya berkomitmen harus kembali ke NTT, melayani masyarakat dan membangun NTT dari berbagai sektor,” tandas Julie.

Ini sekilas kisah cinta dua insan yang sudah berbuat banyak untuk masyarakat, bangsa dan Negara. ♦ wjr