Politisi Herman Heri dan Frans Aba hadiri Reuni Akbar di Ndao

EXPONTT.COM – Ratusan anggota Ikatan Alumni Ndao (ILUNDA) hadir pada perayaan HUT SMPK Frateran Ndao ke-75, HUT SMAK Frateran Ndao ke-34, dan HUT Kongregasi Bunda Hati Kudus (BHK) ke 150 di halaman SMAK Frateran Ndao Ende pada, Sabtu 19 Agustus 2023.

Momen perayaan ulang tahun di taman pendidikan milik kongregasi BHK ini menjadi reuni akbar yang menghadirkan sekian banyak angkatan alumni yang kini telah tersebar dan berkarier bukan hanya di Ende, tetap juga di tingkat regional di Kupang, tingkat nasional di Jakarta hingga yang berkiprah di tingkat internasional di luar negeri.

Diketahui bahwa dalam kesempatan tersebut hadir dua tokoh politisi unggulan Anandao (sebutan untuk lulusan Ndao) yaitu Bapak Herman Heri selaku Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP sekaligus ketua dewan pembina ILUNDA dan Dr. Frans Aba yang namanya kian disebut sebagai bakan calon gubernur potensial untuk NTT yang merupakan perwakilan dari angkatan 89 SMPK Frateran Ndao.

Dalam kesempatan sambutannya, Herman Heri menyampaikan apresiasinya kepada para pendidik dan penjasa, terutama para frater BHK di almamater tercinta sebab mereka telah dengan segala kompetensi mulianya turut melahirkan insan-insan terdidik yang ketika tamat dari Ndao bisa menjadi tokoh bangsa, turut serta dalam membangun bangsa sesuai dengan bidangnya masing-masing.

“Mereka menjadi para profesional. Ada yang PNS, ada yang pengusaha, dan profesi lain yang menyumbangkan karya-karyanya bagi bangsa ini. Itulah kebanggaan. Karena itu saya memberikan penghargaan setinggi-tingginya bagi para frater dan para guru yang sudah mendidik kami semua… Itulah hebatnya Anandao. Inspirasi Ndao, mimpi saya waktu di Ndao, itulah yang mengukir jalan saya.” Ungkap Herman Heri

Dalam sambutan yang sama Herman Heri juga mengingatkan tentang bagaimana alumni Ndao mesti terlibat aktif dalam dunia politik dan terutama bisa mengintervensi kekuasan lewat jabatan publik, bukan untuk kepentingan negatif tapi untuk kebaikan bersama dari banyak orang. Karena itu beliau mengusulkan bahwa Bupati Ende di periode terbaru harusnya juga lulusan Ndao.

Rekomendasi Pak Herman Heri tentu saja pasti punya alasan yang jelas, yakni pertama supaya ada keberpihakan dari pemerintah daerah terhadap lembaga pendidikan tersebut, serta ada kenyataan lain yang tak dapat disangkal bahwa banyak alumni Ndao yang memang punya kompetensi akademik yang baik yang bisa bersaing di bidang manapun di negeri ini termasuk di bidang politik. Salah satu Alumnus yang boleh disebutkan namanya adalah Dr. Frans Aba, seorang Dosen, akademisi dan konsultan ekonomi dengan latar pendidikan Doktor Ekonomi Pembangunan Regional yang sejak bulan Juni yang lalu telah mendeklarasikan dirinya untuk siap menjadi calon Gubernur NTT 2024-2029.

Bagai gayung bersambut Nama Frans Aba pun akhirnya disebut oleh Pak Maxi Mari, seorang alumnus dari Angkatan 89 yang tegas dan lantang mengatakan: “Mengutip poin sambutan yang disampaikan senior kami Pak Herman Heri bahwa alumni Ndao harus kembali ke Ndao untuk membangun Indonesia, NTT, dan Ende, maka kami ada Frans Aba yang hadir untuk bangun NTT.”
Ungkapan Pak Maxi tersebut mendapat respon tepukan tangan yang meriah dari semua undangan yang hadir. ♦ wjr