Tiga Pemegang Saham Seri B Bank NTT Siap Membayar Ganti Rugi Kepada Mantan Dirut Bank NTT Izhak Eduard Rihi

Amos Corputy, Kosmas Lana & Juvenile Djojana

♦ Berhembus Isu Jelang RUPS-LB 27 November 2023, Sekda NTT Komas Lana Akan Menjabat Komut Bank NTT Menggantikan Djojana

EXPONTT.COM – Mantan Dirut Bank NTT yang diberhentikan secara tidak sah dan sudah menggugat ke Pengadilan Negeri Klas I A Kupang melawan pemegang saham pengendali yaitu Gubernur NTT dan para bupati se-NTT dan walikota Kupang sudah dinyatakan menang oleh PN Klas I Kupang 8 November 2023. Seperti dirilis semua media cetak online dan video, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Klas I A Kupang yang diketuai diketuai Florince Katerina, S.H.,M.H, didampingi hakim anggota Consilia Ina L. Palang Ama, S.H dan Rahmat Aries SB, S.H.,M.H memenangkan mantan Dirut Bank NTT Izhak Rihi pada sidang di PN Klas I Kupang Rabu, 8 November 2023.

Karena perkara ini dimenangkan Izhak Rihi maka status Izhak Rihi sudah dinyatakan oleh majelis hakim tetap sebagai Dirut Bank NTT. Akibatnya pemegang Saham Seri A dan Seri B wajib membayar ganti rugi imateril dan materil senilai Rp 8,4 miliar kepada Izhak Rihi.

Amos Corputy selaku pemegang Saham Seri B menyatakan, ”Saya selaku pemegang saham Seri B bersama Piet A. Tallo (almarhum) yang diwakili anaknya Yoan Tallo, OVi WiIla Huki (almarhum) juga diwakili oleh anak akan membayar sekian persen sesuai isi keputusan majelis hakim. Kami bertiga siap membayar di depan majelis hakim PN Klas I A Kupang sesudah tanggal 20 November 2023. Tidak ada banding-banding, kita sudah dinyatakan salah ya harus bayar. Banding tidak ada gunanya, dan hanya akan semakin buruk citra Bank NTT. Kita ambil jalan damai sehingga memulai dengan program baru yang bagus demi kemajuan Bank NTT. Kami bertiga bayar hanya sekian persen dari Rp 8,4 Miliar.” Hal ini ditegaskan Amos Corputy kepada expontt.com melalui sambungan telepon Sabtu 11 November 2023.

Data menunjukan, Amos Corputy memiliki 97.744 lembar atau 0,05 persen saham di Bank NTT bersama dua pemegang saham seri B lainnya yaitu LO Wila Huki yang memiliki 23.321 lembar atau 0,01 persen dan Johan Christian Tallo memiliki 725 lembar atau 130.

Dalam amar putusan yang dibacakan Hakim Ketua Florince Katerina di tegaskan dan mengadili;

  1. Mengabulkan gugatan Penggugat untuk sebagian ;
  2. Menyatakan Para Tergugat dan Para Turut Tergugat telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum.
  3. Menyatakan demi hukum Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Perseroan Terbatas “PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH NUSA TENGGARA TIMUR” Nomor: 01 tanggal 11 Juni 2019, yang dibuat dihadapan Theresia Dewi Koroh Dimu, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Manggarai Barat, adalah sah dan berkekuatan hukum;
  4. Menyatakan demi hukum Surat Keputusan Tergugat I Nomor : 196/KEP/HK/2019 tanggal 11 Juni 2019 Tentang Pengangkatan Direktur Utama PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) untuk Masa Bakti tanggal 11 Juni 2019-tanggal 10 Juni 2023, adalah sah dan berkekuatan hukum;
  5. Menyatakan demi hukum pemberhentian Penggugat sebagai Direktur Utama PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH NUSA TENGGARA TIMUR dalam Masa Jabatan tanggal 11 Juni 2019 s/d 10 Juni 2023 oleh Para Tergugat dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH NUSA TENGGARA TIMUR (BANK NTT) tanggal 06 Mei 2020 adalah cacat hukum.
  6. Menyatakan demi hukum Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Perseroan Terbatas “PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH NUSA TENGGARA TIMUR” Nomor: 18 tanggal 06 Mei 2020, yang dibuat dihadapan Serlina Sari Dewi Darmawan, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Kupang dan Surat Keputusan Tergugat I Nomor 160/KEP/HK/2020 tanggal 6 Mei 2020 sepanjang tentang Pemberhentian Dengan Hormat Penggugat sebagai Direktur Utama PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT), adalah tidak sah dan batal demi hukum dengan segala akibat hukumnya ;
  7. Menghukum Para Tergugat dan Para Turut Tergugat untuk membayar ganti rugi materill sejumlah Rp.7.404.743.870,00 (tujuh milyar empat ratus empat juta tujuh ratus empat puluh tiga ribu delapan ratus tujuh puluh rupiah) dan ganti rugi immateriil sejumlah Rp1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah) secara tanggung renteng.
  8. Menolak gugatan Penggugat untuk selain dan selebihnya ;
  9. Menghukum Para Tergugat dan Para Turut Tergugat untuk membayar biaya perkara secara tanggung renteng sejumlah Rp15.763.000,00 (lima belas juta tujuh ratus enam puluh tiga ribu rupiah);”

Perkara Gugatan PMH Mantan Dirut Bank NTT Izak Eduard Rihi melawan 33 terhadap Gugatan PMH tersebut melalui Amar Putusan Nomor : 309/Pdt.G/2022/PN Kpg tertanggal Rabu, 08 November 2023.

Sekda NTT Komut

Seorang pengusaha ternama yang punya pinjaman sangat besar di Bank NTT kepada expontt.com Sabtu, 11 November 2023 menjelaskan, dirinya mendapat berita bahwa pada RUPS-LB 27 November 2023, Sekda NTT Kosmas Lana akan ditunjuk sebagai komisaris utama (Komut) menggantikan Juvenile Djojana. “Saya dengar begitu. Kami dan sejumlah pengusaha senang dan gembira dengar berita ini. Supaya Komut jangan buat aneh-aneh seperti sekarang. Ini bank milik pemerintah daerah dan dari dulu Komut selalu pejabat dari Pemda NTT entah Sekda, Kepala Biro Keungan maupun pejabat dari lingkungan Pemda NTT yang dianggap pas dan profesional,” tegas pengusaha yang juga bergerak dibidang property.

Sementara Amos Corputy tetap pada sikapnya tegasnya yaitu mengganti semua pengurus dari Komut dan Direksi. “Di Bank NTT terlalu banyak yang mampu dan profesional untuk mengganti dan pantas menduduki jabatan direksi maupun komisaris,” tegas Amos Corputy sembari menyebut beberapa mantan anak buahnya yang sudah senior di Bank NTT namun tidak dipakai tenaganya oleh direksi. ♦ wjr