Mantan Ketua Sinode GMIT Tandatangani Prasasti Menara Doa PD GMIT

EXPONTT.COM – Mantan Ketua Sinode GMIT periode 2020-2023 Ibu Pdt.DR. Merry Kolimon Sabtu 3 Februari 2024 menandatangani Prasasti Menara Doa PD GMIT. Penadatanganan prasasti Menara Doa P

D GMIT juga dihadiri Ketua Sinode GMIT Semuel Pandie, S.Th dan para undangan. Acaranya sedemikian khusuk dan sakral dan sukacita teruma di rasakan pemrakarsa pembangunan ruma doa ini, Ibu Jane Lada Sitta, S.Th, M.Si dan sekretaris Susan Manuain-Neno, S.Pd.

Acara kian khusuk saat dipandu dengan doa dan renungan oleh Dr. Merry Kolimon serta nyanyian dan tari.

Pembawa acara Ibu Ribka C. Faah, S.Si sedemikian profesional, sehingga para hadirin larut dalam suasana rohani karena sang pembawa acara sekaligus mengiring hadirin betepuk tangan meriah. Acara ini dihibur pula dua penari cantik berbusana hitam.

Menara doa berlantai dua ini letaknya sangat strategis dan mudah di jangkau oleh umat hamba Tuhan yang yang menyelenggarakan doa bersama atau kelompok jemaat. Menara doa ini, disarankan Ibu Pdt. Dr. Merry Kolimon kepada Ibu Jane Lada-Sitta S.Th.M.Si agar diberi nama sehingga mudah diingat jemaat.

Ketua pantia Jonas Sanam dalam laporannya berkisah,” Pergumulan panjang Pengurus PD hampir 20 tahun untuk membangun sebuah gedung yang akan digunakan untuk kegiatan sekretariat dan kegiatan lainya akhirnya terwujud, semua ini terjadi oleh karena kasih Tuhan menyertai seluruh pengurus sehingga rencana yang indah ini tepat terjadi pada periode Badan Pengurus PD Sinode GMIT bakti 2020 sampai 2023, dan peletakan batu pertama pada tanggal 31 Oktober 2020, dan pada saat itu pengurus sepakat untuk membangun Gedung ini dua lantai dan hanya dalam kurun waktu dua tahun saja sesuai dengan target akan tetapi oleh karena Covid 19 maka akhirnya baru bisa dilaksanakan pada bulan Agustus 2021.

Diinformasikan kepada Bpk Ketua Sinode GMIT yang baru bahwa Peresmian Menara Doa PD Sinode GMIT telah diresmikan 27 Desember 2023, dan ketika itu sesuai dengan 

kesepakatan bahwa yang meresmikan adalah Ibu Ketua Sinode GMIT dalam hal ini Ibu Pdt. Dr. Mery L Y. Kolimon, namun oleh karena berbagai kesibukan maka penanda tanganan prasasti tertunda dan baru bisa dilaksanakan pada Sabtu 3 Februari 2024.

Untuk itu panitia menyampaikan terima kasih kepada Ibu Pdt Dr. Mery Kolimon (mantan Ketua Sinode GMIT periode 2020-2023) yang berkenan hadir dalam Ibadah pembukaan Persekutuan Doa SInode GMIT Tahun 2024 dan berkenan menyampaikan Firman Tuhan sekaligus menanda tangani Prasasti Menara Doa PD Sinode GMIT.

Ketua panitia peresmian Jonas Sanam menguraikan dalam laporannya,”

Pergumulan panjang Pengurus PD hampir 20 tahun untuk membangun sebuah Gedung yang akan digunakan untuk kegiatan sekretariat dan kegiatan lainya akhirnya terwujud,semua ini terjadi oleh karena kasih Tuhan menyertai kita semua sehingga rencana yang indah ini tepat terjadi pada periode Badan Pengurus PD Sinode GMIT bakti 2020 sampai 2023, dan peletakan batu pertama terjadi pada tanggal 31 Oktober 2020.

Tujuan Pembangunan Gedung Menara Doa Sinode GMIT dua lantai laporan Jonas Sanam berukuran 20 x 18 m2 (360 m2) Lantai satu digunakan untuk secretariat dan lantai dua melipti aula untuk ibadah dan tempat berkumpulnya para Hamba Tuhan untuk berdoa dan melakukan berbagai kegiatan didalamnya sehingga nama Tuhan Allah terus dipuji dan dipermuliakan sepanjang masa.

Sasaran utama yang akan dilakukan di Menara Doa adalah semua hamba Tuhan/ Anggota Persekutuan Doa seluruh Wilayah GMIT akan dilibatkan dalam pelayanan Persekutuan Doa untuk merenungkan Firman Tuhan, Menaikan doa, pujian dan penyembahan sesuai jadwal dan bergiliran di Menara Doa, serta KPI dengan melibatkan semua klasis se GMIT.

Di menara Doa ini juga mejadi tempat hamba-ham

ba Tuhan (Badan Pengurus PD Sinode GMIT) boleh menyiapkan program yang matang dan manage pelayanan yang terarah dan terstruktur dalam Pengurus dan Kelompok PD se GMIT sekitar (5000 klp) agar berfungsi secara optimal untuk menyelamatkan jiwa-jiwa yang membutuhkan pelayanan baik sakit dan masalah.

 

Proses Pembangunan

Lokasi Menara Doa bertempat di wilayah Kelurahan Oesap

a, Rt.44/ Rw.14 Kota Kupang. Diuraikan Jonas, asal usul tanah yang digunakan untuk membangun Gedung Menara Doa tersebut adalah sumbangan dari Keluarga Lada dalam hal ini Mama Yohana Lada- Si

tta, S.Th, M.Si.

Kepemilikan Tanah adalah bersetifikat dengan ukuran semula 20×18 m2 akan tetapi kemudian ada tambahan tanah ukuran 10x 20 sehingga totalnya menjadi 600 m2, namun kami tambahkan bahwa khusus untuk ukuran 20×10 m2 akan dilakukan lagi pemisahan sertifikat.

Dari ukuran tanah kurang lebih 600 m2 maka ditaksir dana yang harus dibayar adalah sebasar Rp. 1.200.000.000,- Kepanitian Pembangunan Menara Doa terbentuk dan disahkan oleh Sinode GMIT dengan surat Keputusan nomor : 06

/SK/BP.PD/Sinode GMIT/VIII/2020 dengan Kepanitian sebagai berikut: Ketua Umum : Cosmas Lay Wakil Ketua : Gustaf Yance Ndaomanu, Ketua Pelaksana harian : Jonas Sanam, Sekretaris : Ismail Bolu Adu, Bendahara : Ruth Tuka Penu, dan Seksi Doa : 1. Ana Sayuna, 2. Yuliana Lapudooh, Seksi Dana: 1. Melkianus Rihi, dan Merry Bola.

Dana dan Bahan Bangunan

Dilaporkan pula oleh Jonas Sanam,dana yang direnc

anakan untuk Pembangunan Menara Doa PD Sinode GMIT sesuai perhitungan gambar adalah sebasar Rp.2.500.000.000 ( dua miliar lima ratus juta rupiah)dan dana yang terkumpul untuk dipakai sampai saat ini yaitu sebesar Rp.991.500.000

a.  Dana sumbangan yang masuk ke Panitia Pembangunan Menara Doa sampai dengan saat ini Yaitu dari :

  1. Sinode GMIT Rp.5.000.000
  2. Ketua DPRD Propinsi NTT. Rp.5.000.000
  3. Walikota Kupang Rp.10.000.000.
  4. Bank TLM Laismanekat Rp.5.000.000,-
  5. DPRD Prop, Bpk. Alex Fonay Rp.20.000.000,-
  6. Mama Yohana Lada-Sitta serta Cendana Grup (yang terbesar Rp.642.880.0000)
  7. Bpk. Gustaf Yance Ndaomanu, Bpk Yeremias Bire, Bpk. Melkianus Rihi, dan semua Pengurus PD Sinode GMIT.
  8. Kelompok Persekutuan doa Kota Kupang dan perorangan (tercatat)

b.  Sumbangan berupa bahan bangunan berasal dari :

  1. Mama Pelokila Semen sebanyak : 230 Zak.
  2. Bpk. Bako sebanyak 20 zak
  3. Bpk Adu semen dan pasir
  4. Mama Moata sebanyak 20 Zak
  5. Bpk. Erwin Tse sebanyak 10 Zak

Perlu kami tambahkan bahwa Pembangunan Gedung Menara Doa masih terdapat kekurangan baik fisik dan kelengkapannya oleh karena itu kiranya Pengurus yang baru berkenan untuk menyelesaikan sisa pekerjaan yang ada, seperti Plafon lantai 2, Pagar depan balkon lantai 2, Logo PD ukuran 3×5 m diatas Menara paling atas serta kebutuhan untuk alat music dan kelengkapan Sekretariat lainnya.

Pengurus Menara Doa disampaikan Ibu Janje Lada – Sitta menyempaikan terima kepada para donatur yang telah menyumbang dengan hati tulus sehingga rumah doa ini bisa berdiri tegas demi memuliakan nama Tuhan. “Kami terus meminta sumbangan bapak ibu semua,jemaat jika sakunya agak tebal biar kami rogh sakunya biar robek sadiki,” canda Ibu Jane Lada dalam sambutan singkatnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada bapak dan ibu yang telah mendukung Pembangunan Gedung Menara Doa baik dana dan Bahan bangunan serta doa yang belum dapat kami sebutkan satu persatu kiranya Tuhan Yesus memberkati dan apabila dalam Pembangunan Menara doa ada salah kata dan perbuatan yang menyinggung perasaan bapak/ibu sdr/I dengan kerendahan hati kami mohon maaf sebesar-besarnya.

Menurut Jonas Sanam dalam laporannya, apabila semua kelengkapan adminisrtrasi telah siap maka Pengurus BP PD Sinode GMIT akan secara Syah menyerahkan kepada Sinode GMIT sebagai aset untuk di gunakan.

Informasi lain yang disampaikan panitia meliputi:

  1. Pergumulan untuk membangun sebuah Gedung selama 20 thn baru terjawab lewat Pengurus Periode 2020-2023.
  2. Pembentukan Panitia Pembangunan Ketua, Cosmas Lay dkk
  3. Peletakan batu pertama tanggal, 31 Oktober 2020 tetapi karena kovid 19 baru terlaksana pada bulan Agustus 2021.
  4. Tempat pembangunan MD yaitu RT.44/RW.14 RSS oesapa
  5. Tanah yang disumbangkan oleh Keluarga Lada seluas 20×18 (360)m2 dan ditambah lagi 20×10 m2 sehingga total 600 m2 ditaksir 1.2 miliar
  6. Biaya yang direncakan sesuai gambar adalah 2,5 miliar dan realisasi dana yang terpakai Rp.996.juta
  7. Sumbangan dana untuk membangun MD berasal dr : Sinode GMIT, Ketua DPRD NTT, Walikota Kupang, Bank TLM Laismanekat, DPRD Prop pak Alex Fonay, Keluarga Lada yang terbesar mencapai Rp. 642.880.000 dan Pengurus PD Sinode GMIT, anggota PD se Kota Kupang dan sekitarnya, dan simpatisan. ♦ wjr