PADMA Indonesia Tentang Kematian Alm Roy Bolle

Gabriel Goa D. Solla

EXPONTT.COM – Pernyataan Ketua Majelis Hakim, Florence Katarina di depan persidangan di Pengadilan Negeri Kelas 1A Kupang atas kasus meninggal secara tragis Alm Roy Bolle sperti dilansir media online expontt.com dan kesaksian Keluarga Korban telah melecehkan bahkan menginjak-injak harkat dan martabat anak manusia citra Allah. Pernyataannya telah melanggar HAM.

Kami dari Lembaga Hukum dan Ham PADMA INDONESIA (Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia) siap dampingi Keluarga Korban melaporkan resmi ke KOMNAS HAM RI, BANWAS MA dan Komisi Yudisial atas pelanggaran Ham yang dilakukan Ketua Majelis Hakim di depan persidangan.

Selain itu, Lembaga Hukum dan Ham PADMA INDONESIA(Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia) akan bekerjasama dengan KOMPAK INDONESIA (Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia), pertama, bekerjasama dengan KPK RI untuk melakukan operasi khusus terkait proses penanganan perkara sejak di Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri Kelas 1A Kupang hingga Mahkamah Agung RI. Kedua, mendampingi Keluarga Korban melaporkan resmi ke Komnas Ham dan meminta perlindungan ke LPSK(Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban).

Ketiga, mengajak solidaritas Pers dan Penggiat Kemanusiaan serta Penggiat Anti Korupsi untuk mengawasi khusus persidangan Korban Pelanggaran Hukum dan Ham Roy Bolle di Pengadilan Negeri Kelas 1A Kupang, Nusa Tenggara Timur. Gabriel Goa, Ketua Dewan Pembina PADMA INDONESIA dan Ketua KOMPAK INDONESIA. ♦ wjr