Program Investasi Kesehatan Bagi Warga Kota Kupang Diluncurkan Wali Kota Kupang

– Warga Kota Kupang Yang Kurang Mampu Jangan Segan-Segan untuk berobat dan Pemerintah Kota Kupang pasti tanggulangi

 

EXPONTT.COM – Walikota Kupang dr.Christian Widodo bersama Wakil Walikota Serena Francis Meluncurkan program Investasi Kesehatan. Program lahir dari hati terdalam Christian Widodo dan Cerena Fransi untuk membantu dan meringan warga Kota Kupang sakit tingan maupun sakit berat. “Warga Kota Kupang saya minta dengan sangat untuk tidak kuatir lagi kalau sakit. Segera datang ke IGD RS SK.Lerick hari ini juga,jangan tunda dan jangan pikir soal biaya. Hilangkan beban pikiran dan utama badan sehat jiwa dan raga,” minta dr.Christian Widodo.
Kepala Dinas Kesehatan Kota drg. Retnowati juga membenarkan imbauan Walikota Kupang. “Invwestasi kesehatan sangat terbantukan pembiayaan perawatan kesehatan waga Kota Kupang melalui program penanganan kegawatdarrat dan UCH Non CUT Off Walikota Kupang dr.Christian Widodo. Bagi warga Kota Kupang yang tidak mampu silahkan datang dan berobat. Bebebrapa pekan lalu pasien penyakit kronis diabetes dan cuci darah yang non aktifkan oleh pusat dan prov. ditanggung pemerintah Kota Kupang melalui pembiayaan APBD. Kemarin misalnya kasus pasien patah tulang belakang jika dioperasi misalnya dikenakan boaya Rp 150 Juta misalnya saya urus hanya dalam waktu satu jamsetelah datanya lengkap dan operasi gratis.Ini hanya satu contoh,jadi warga yang sakit datang dan lapor serta datanya harus lengkap, ” jelas Kadis Kesehetan Kota Kupang drg.Retnowati kepada exontt.com Kamis 26 Maret 2026.
Diwartakan, Pemerintah Kota Kupang menetapkan kesehatan masyarakat sebagai investasi sosial jangka panjang, bukan sekadar beban anggaran, dengan fokus pada peningkatan kualitas hidup, penurunan stunting, dan kesehatan ibu-anak. Berbagai program inovatif telah diluncurkan pada tahun 2025-2026, yang mencakup layanan preventif, promotif, dan kuratif.
Berikut adalah program investasi kesehatan masyarakat di Kota Kupang:
1. Inovasi Kesehatan Reproduksi dan Perempuan
Program Ina Kasih: Merupakan wujud kepedulian untuk kesehatan reproduksi perempuan prasejahtera melalui penyediaan pembalut gratis secara berkala, guna mendukung martabat dan kesehatan perempuan.
Vaksin HPV Gratis: Langkah preventif untuk melindungi perempuan usia produktif dari kanker leher rahim, yang dianggap sebagai investasi masa depan bagi kesehatan perempuan Kota Kupang.
2. Penanganan Stunting dan Gizi (Kesehatan Ibu & Anak)
Pemberian PMT (Pemberian Makanan Tambahan): Ditujukan bagi bayi, balita, dan ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK) sebagai upaya jangka panjang menurunkan angka stunting.
Skrining TBC Balita: Sosialisasi dan screening TBC anak/balita sesuai juknis Kemenkes untuk percepatan eliminasi Tuberkulosis 2030.
Inovasi Layanan Gizi & Sanitasi: Pemerintah berfokus pada penyediaan akses air bersih dan sanitasi layak sebagai upaya preventif penyakit berbasis lingkungan.
3. Kesehatan Mental dan Skrining Kesehatan
Program CKG (Cek Kesehatan Jiwa): Skrining mental di institusi pendidikan, seperti yang dilakukan di UPTD SMA Negeri 5 Kota Kupang, untuk deteksi dini kondisi kesehatan jiwa anak sekolah.
4. Penguatan Sarana dan Layanan
Penghargaan UHC (Universal Health Coverage): Kupang meraih UHC Awards 2026 Kategori Pratama, memastikan jaminan kesehatan bagi warga.
Pengembangan SDM: Wali Kota Kupang menekankan pentingnya sinergi dengan institusi pendidikan (seperti Fakultas Kedokteran UCB) dan kolaborasi dengan NGO/BUMN (CSR) untuk meningkatkan kualitas layanan.
Baksos Nyeri: Pengabdian masyarakat dari Perdatin NTT untuk pelayanan kesehatan.
Program Kita Sehat: Kolaborasi dengan Australia untuk penguatan layanan kesehatan.
” Program-program ini didukung oleh berbagai pihak termasuk NGO, LSM internasional, CSR BUMN/BUMD, dan dunia usaha untuk memastikan layanan kesehatan menjangkau semua lapisan masyarakat Kota Kupang yang sakit dan kurang mampu,” jelas drg. Retnowati. ♦ wens john rumung pa