EXPONTT.COM, KUPANG – Warga Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengapresiasi kegiatan Aksi Amankan Harga Pangan (Siaga) Merdeka yang digelar Bulog NTT di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bulog Siaga Merdeka digelar selama dua hari di empat lokasi di Kota Kupang, diantaranya, di Kelurahan Merdeka, Gereja Syalom Kelurahan Air Nona, Terminal Tipe A Bimoki dan Kantor Sekretariat Nasdem NTT selama dua hari 16-17 Agustus 2024.
Sejumlah jenis pangan pokok dijual di Bulog Siaga Merdeka dengan harga terjangkau, diantaranya, beras medium 5 kilo dijual dengan harga Rp.60 ribu, beras premium dijual dengan harga Rp.68 ribu per 5 kilo, Gula Rp.18.500 per kilo, minyak goreng 5 liter Rp.80 ribu, minyak goreng kemasan 2 liter Rp.34 ribu, minyak goreng 900 mililiter dijual dengan harga Rp.19 ribu. Bawang merah Rp.18 ribu dan bawang putih Rp.35 ribu serta telur dengan harga per papan Rp.55 ribu.
Yohanes Dosi warga Lasiana mengaku sangat senang karena di hari kemerdekaan Bulog tetap hadir untuk masyarakat.
Yohanes yang merupakan petugas di Terminal Tipe A Bimoku ini membeli dua papan telur untuk kebutuhan di kantor saat shift jaga malam dan untuk dirumahnya.
“Kebetulan dikantor sudah habis dan di rumah juga, jadi tidak perlu ke pasar lagi sebentar, disini juga lebih murah hargnya,” ujarnya.
Sementara itu, Mama Na’a warga Lasiana dan membeli lima karung beras SPHP lima kilo dan satu karton minyak goreng mengaku senang karena tidak perlu jauh-jauh ke pasar lagi.
“Kebetulan beras habis di rumah, kalau dekat begini tidak perlu jauh-jauh ke pasar. Karena kalau ke pasar harus bayar ojek lagi, lebih makan waktu juga. Harga beras disini juga lebih murah beda tiga ribu,” ujarnya.
Yetty Rehi, salah seorang warga Kelurahan Merdeka yang ikut berbelanja di Bulog Siaga Merdeka di Festival Multietnis Kelurahan Merdeka mengaku sangat senang karena bisa membeli beras dengan harga murah. Dirinya membeli dua karung beras SPHP.
“Kalau disini lebih murah, dekat rumah jadi lebih hemat. Kalau belanja ditempat lain belum lagi tambah uang ojek lagi. Uang yang selisih kan bisa kita beli sayur untuk dua hari,” ungkapnya.
Dirinya berharap Bulog bisa mengadakan kegiatan serupa lebih sering lagi. “Lebih sering, lebih baik, karena sangat membantu,” pungkasnya.
Sementara itu, Lurah Merdeka, Patty Ly, menyambut kerja sama yang dilakukan antara Kelurahan Merdeka dan Bulog NTT dengan menyediakan pangan murah di momen festival multietnis di Kelurahan Merdeka.
“Kita lakukan kerja sama ini untuk juga membantu masyarakat sehingga bisa mendapat pangan dengan harga terjangkau di momen kemerdekaan,” tandasnya.♦gor






