Pembunuh Kakak Kandung di Flores Timur Dipastikan Tidak Alami Gangguan Jiwa, Polisi Lakukan Penahanan

flores timur
pelaku YD / foto: kompas.com

EXPONTT.COM – Setelah sempat dikabarkan mengidap gangguan jiwa, Yohanes Demon (42), pelaku pembunuhan kakak kandung di Desa Balaweling, Kecamatan Witihama, Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, NTT, usai melakukan pemeriksaan kejiwaan diketahui tidak mengalami gangguan jiwa berat.

“Diperiksa kejiwaannya pada 11 Mei 2022 di Maumere. Hasil pemeriksaan kejiwaan, pelaku tidak masuk dalam gangguan jiwa berat,” ujar Kasi Humas Polres Flotim, Ipda Sanusi Anwar, Senin 16 Mei 2022, dilansir dari tribunnews.com.

Sanusi menuturkan, usai mengantongi hasil pemeriksaan, pihaknya menetapkan Yohanes Demon sebagai tersangka dan telah ditahn sejak 13 Mei 2022 lalu.

Baca juga:Gaji ke-13 PNS Segera Cair, Ini Besarannya Sesuai Peraturan Menteri

“Setelah diperiksa, langsung ditahan dan ditetapkan jadi tersangka. Selain pelaku, penyidik juga sudah periksa enam saksi,” katanya.

Sebelumnya, Yohanes Demon (42) warga Desa Balaweling, Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur, nekat membunuh kakak kandungnya, Mikhael Latu Masan (54), Kamis 7 April 2022, sekitar pukul 19.30 WITA.

Kasus pembunuhan ini ternyata hanya dipicu masalah sepele. Mikhael Latu Masan dihabisi adik kandungnya hanya karena dituduh telah merusak senter.

Dari keterangan beberapa saksi, polisi menduga pelaku mengalami gangguan jiwa. Namun, untuk memastikannya, polisi melakukan pemeriksaaan kejiwaan pelaku ke dokter ahli.

Baca juga:Antusiasme Tinggi Masyarakat Nagekeo Menyambut Turnamen Bupati Cup U-17