Kasus Korupsi Labuan Bajo: Mantan Bupati Manggarai Barat Dituntut 15 Tahun Penjara

  • Bagikan
korupsi labuan bajo

EXPONTT.COM – Sidang kasus dugaan korupsi aset (tanah 30 Ha) daerah di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali digelar Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang pada Senin 21 Juni 2021.

Agenda sidang pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk terdakwa mantan Bupati Manggarai Barat (Mabar), Agustinus CH. Dula.

Sidang dipimpin oleh hakim Wari Juniati didampingi hakim anggota Ibnu Kholiq dan Gustaf Marpaung. Turut hadir JPU, Herry C. Franklin, Hendrik Tiip, Emi Jehamat dan Hero Arfi serta kuasa hukum terdakwa.

JPU dalam amar tuntutannya menegaskan bahwa terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dengan cara melawan hukum untuk menguntungkan diri sendiri, orang lain atau suatu korporasi dengan merugikan keuangan negara.

JPU menuntut terdakwa Agustinus CH. Dula dengan hukuman lima belas (15) tahun penjara dan denda sebesar Rp. 1 miliar rupiah subsidair enam (6) bulan kurungan. Dalam kasus ini terdakwa tidak dikenakan uang pengganti kerugian keuangan negara.
Menurut JPU, perbuatan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diatur dan diancam dalam pasal 2 ayat (1) Jo. pasal 18 Undang-Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke – 1 KUHPidana.
Usai JPU membacakan tuntutan kepada terdakwa Agustinus CH. Dula, ketua majelis hakim, Wari Juniati menunda persidangan hingga Rabu 23 Juni 2021 dengan agenda pembacaan pledoi atau pembelaan dari kuasa hukum terdakwa.
♦kumparan.com
  • Bagikan