Kejaksaan Negeri Ende segera melakukan penyelidikan dan penyidikan

Kajari Muji Martopo, SH. M.Hum

KEJAKSAAN Negeri Ende dalam waktu dekat ini akan melakukan penyelidikan dan penyidikan atas dugaan terhadap proyek Jalan Usaha Tani di Desa Tonggo Papa kecamatan Ende tahun anggaran 2015 senilai Rp 109.980.000 yang dikatakan fiktif berdasarkan laporan dari masyarakat. Dan tidak saja di Desa Tonggo Papa, masih belasan paket proyek lainnya.
“Kejaksaan belum mengatakan bahwa itu benar fiktif karena kami masih mengumpulkan data-data dan meminta keterangan dari sejumlah pihak dalam kaitan dengan proyek tersebut,”ujar Kajari Muji Martopo, SH. M.Hum ketika dikonfirmasi EXPO NTT di ruang kerjanya pada hari Senin tanggal 9 Mei 2016.
Menurut Kajari Murtopo, langakah pertama yang dilakukan Kejari Ende untuk membuktikan bahwa benar-benar fiktif berdasarkan laporan masyarakat adalah dengan cara mengumpulkan sejumlah bukti di lapangan dan meminta keterangan kepada pihak terkait. Lebih jauh dijelaskan,pengumpulan barang bukti dilakukan guna mendukung proses penyelidikan dan penyidikan proyek Jalan Usaha Tani milik Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Ende. Setelah bukti-bukti cukup baru dilakukan pemeriksaan pihak pantia dan rekanan yang dipercayakan mengerjakan proyek tersebut.
Untuk diketahui bahwa dari puluhan paket proyek Pembukan Jalan Usaha Tani tahun anggaran 2015,  menurut Muji Murtopo ada 1 paket proyek jalan usaha tani yang besaran anggaranya mencapai 109 juta rupiah lebih,  ditemukan saat ini proses pencairan uanganya telah mencapai 100 persen, sementara fisik proyek tidak dikerjakan. Karena itu patut dapat di duga, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Distarnak Ende melakukan manipulasi dokumen proyek yang menyatakan proyek sudah dikerjakan dengan begitu Pihak Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Ende melakukan pencairan anggaran.
Ditegaskan Kajasri Muji Martopo, penyelidikan dan penyidikan yang akan dilakukan Kejaksaan Negeri Ende bukan berasal dari hasil audit BPK tetapi temuan proyek yang diduga fiktif pada Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Ende murni hasil laporan masyarakat dari desa Tonggo Papa Kecamatan Ende itu. ♦ rik