Penasehat Hukum Keluarga Manafe Harap JPU Tuntut Randy Badjideh Dengan Hukum Mati

Randy Badjideh saat dikawal polisi meninggalkan Pengadilan Negeri Kupang, 22 Juni 2022 / foto: victorynews.id

EXPONTT.COM – Keluarga Astri Manafe berharap Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa Randy Badjideh dengan hukuman maksimal yakni hukuman mati.

Hal tersebut disampaikan penasehat hukum keluarga Manafe, Adhitya Nasution.

Menurutnya, dengan fakta-fakta persidangan serta keterangan saksi yang telah dihadirkan di dalam persidangan, dirinya yakin Majelis Hakim akan memutus hukuman maksimal terhadap terdakwa Randy Badjideh.

Baca juga:Kabid Hukum dan Politik P4KF Serahkan Berkas Kepada 9 Parpol

“Kami berharap kedepan JPU menuntut RB dengan tuntutan maksimal yakni hukuman mati. Dan juga, kami yakin berdasarkan fakta-fakta persidangan dan keterangan saksi, kami yakin Majelis juga menghukum RB dengan hukuman maksimal yakni hukuman mati,” tegasnya, melansir kupangterkini.com.

Lanjut Adhitya, hal itu  karena pembunuhan yang dilakukan terdakwa dinilai sangat keji.

“Terdakwa RB ini amat sangat keji pembunuhannya, terstruktur dan kita tidak melihat rasa penyesalan dari terdakwa selama proses persidangan,” ungkap Adhitya.

Baca juga:Ira Bisa Bebas Demi Hukum, Kejati NTT Ingatkan Polda NTT Terkait Masa Penahanan

Jadi, menurutnya hukuman mati yang nantinya akan diketuk oleh Majelis Hakim merupakan bukti masih adanya keadilan.

“Oleh karena itu, kami sebagai tim kuasa hukum merasa hukuman mati, yang kami harapkan bisa diketuk oleh Majelis Hakim merupakan bukti masih adanya keadilan di sistem peradilan Indonesia terutama di kota Kupang,” pungkasnya.

Sidang berikutnya, masuk pada tahap pembacaan tuntutan terhadap terdakwa oleh JPU pada 13 Juli 2022 mendatang.

Baca juga:11 Daerah Ini Mulai 1 Juli Wajib Pakai MyPertamina Untuk Beli Pertalite dan Solar