Berharap Tidak Ada Lagi Penundaan di Sidang Kasus Astri dan Lael

Suasana di Pengadilan Negeri Kupang, 13 Juli 2022 / foto: victorynews.id

EXPONTT.COM – Penundaan sidang pembacaan tuntutan terhadap terdakwa Randy Badjideh dalam kasus pembunuhan Astri dan Lael menjadi tanggal 18 Juli 2022 mendatang, diharapkan menjadi penundaan yang terkahir.

Hal tersebut ditegaskan panitera Pengadilan Negeri Kelas 1A Kupang Julius Bola.

“Mudah-mudahan tanggal 18 itu, sudah bisa dibacakan tuntutannya sebagaimana telah ditegaskan majelis hakim dalam persidangan bahwa penundaan itu merupakan penundaan terakhir,” ujarnya, Jumat 15 Juli 2022, melansir digtara.com.

Baca juga: Jonas Salean Dianugerahi Satya Lencana Manggala Karya Kencana dari Presiden

Sebelumnya, pada sidang 13 Juli 2022 lalu, majelis hakim menunda sidang dengan agenda pembacaan tuntutan jaksa hingga 18 Juli 2022 mendatang.

“Penundaan persidangan, karena JPU belum siap dengan tuntutannya, sehingga belum bisa dibacakan pada persidangan tersebut dengan agenda tuntutan, karena itu sudah ditunda ke tanggap 18 Juli 2022,” ujar Julius Bolla.

Jelang sidang pembacaan tuntutan nanti, PN Kupang telah memfasilitasi ruang sidang dengan pengeras suara, sehingga nantinya pengunjung sidang tidak boleh memasuki ruang sidang dapat mendengarkan secara lansung dari proses tuntutan hingga amar putusan hakim.

Baca juga:Kasus Pencurian Rumah Kosong di Kupang Terungkap Usai Pelaku Menjual Barang Curian di Medsos

“Untuk tuntutan ini kita siapkan pengeras suara, agar pengunjung sidang dapat mendengar secara langsung tuntutannya seperti apa. Sebelumnya tidak menggunakan pengeras suara agar keterangan saksi-saksi tidak diketahui saksi lainnya,” terang dia.

Selain itu, Julius berharap, pengunjung sidang dapat menjaga ketertiban sehingga proses persidangan dapat berproses dengan baik.

“Kita berharap untuk sama-sama menjaga proses persidangan ini agar bisa berjalan sebagaimana mestinya,” harap Julius Bolla.

Baca juga:Domu Warandoy Resmi Jabat Sekda NTT 14 Juli 2022