Identitas Jasad Hangus yang Ditemukan di Kali Liliba Belum Terungkap, Ini Imbauan Kapolres

Kapolres Kupang Kota, Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto

EXPONTT.COM – Polisi masih menunggu hasil otopsi dari rumah sakit terkait penemuan mayat yang hangus terbakar di Kelurahan Liliba Kota Kupang, NTT, pada 2 Agustus 2022 lalu.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Kupang Kota, Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto.

Krisna menjelaskan, mayat yang diketahui berjenis kelamin pria itu diotopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Kupang pada 3 Agustus 2022.

Baca juga:Muat 10 Orang dan 3 Ekor Sapi, Pikap di Kupang Masuk Jurang, 1 Orang Tewas

“Kemarin dilakukan pemeriksaan jenazah oleh tim forensik Rumah Sakit Bhayangkara. Kita masih tunggu hasilnya,” tulis Kapolresta melansir koranntt.com, Kamis 4 Agustus 2022 sore.

Kapolres pun mengimbau kepada seluruh warga Kota Kupang dan sekitarnya untuk melaporkan ke aparat Kepolisian jika ada anggota keluarga yang hilang. Setiap laporan pasti segera direspons agar kasus ini segera terbuka.

Sebelumnya, Warga kelurahan Liliba, kota Kupang dibuat geger dengan penemuan jenazah yang tubuhnya hangus terbakar.

Jasad tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang murid SD berinisial RT saat perjalanan pulang dari sekolah.

Baca juga:Disebut Memonopoli Kawasan Pulau Komodo, Ini Profil PT Flobamor

RT  kemudian melaporkan penemuan jenazah tersebut ke aparat Polresta Kupang.

Jenazah yang ditemukan dalam kali kering tersebut hingga saat ini belum diketahui identitasnya.

Melansir kupangterkini.com, Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto mengatakan, info tersebut pertama kali didapat dari masyarakat setempat.

“Kemudian anggota dari Polsek dan Polresta turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP,” jelasnya Kamis 4 Agustus 2022.

Baca juga:Harga Tiket Masuk Pulau Komodo Naik, Susi Pudjiastuti Kritik Menpar Sandiaga Uno

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dilihat dari fisik mayat tersebut berjenis kelamin laki – laki.

Selain itu, hingga saat ini belum ada laporan kehilangan anggota keluarga maupun keluarga yang mengaku jenazah tersebut adalah anggota keluarga mereka.

“Kemarin saya dapat informasi ada yang menanyakan di rumah sakit Bhayangkara dan ternyata bukan keluarganya. Sampai sekarang di Polresta sendiri masih belum jadi saya menghimbau apabila masyarakat ada yang merasa kehilangan keluarga silahkan untuk melapor sehingga nantinya bisa kita bandingkan identitas korban bisa kita pastikan,” ucap Krisna.

Krisna berharap perkara penemuan jenazah tersebut ada titik terangnya, karena memang kondisi jenazah yang terbakar sehingga masih menunggu hasil autopsi untuk kejelasan pengecekan terhadap bagian tubuh yang masih bisa diidentifikasi.

Baca juga: Mobil Pikap Tabrak Pohon di Adonara, Satu Pelajar SMP Tewas, Lima Sekarat