Ini Daftar Polisi yang Terlibat Kasus Ferdy Sambo, 2 Perwira Sudah Diberhentikan Tidak Hormat

Ferdy Sambo usai menjalani sidang etik / foto: antara

EXPONTT.COM – Dua perwira polisi diberhentikan secara tidak hormat (PDTH) karena terbukti terlibat dalam kasus mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. Mereka diberhentikan usai menjalani sidang etik.

Seperti yang diketahui, skenario pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat yang diotaki Ferdi Sambo melibatkan sejumlah oknum polisi.

Baca juga:Rumor Hubungan Putri Candrawathi dan Kuat Ma’ruf, Ini Kata Kuasa Hukum Putri

Selain Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Bripka Ricky, Putri Candrawathi, dan Kuat Ma’ruf, ada enam lainnya yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah:

1. Brigjen Hendra Kurniawan selaku mantan Karopaminal Divisi Propam Polri
2. Kombes Agus Nurpatria selaku mantan Kaden A Biropaminal Divisi Propam Polri
3. AKBP Arif Rahman Arifin selaku mantan Wakadaen B Biropaminal Divisi Propam Polri.
4. Kompol Baiquni Wibowo selaku mantan PS Kasubbagriksa Baggaketika Rowabprof Divisi Propam Polri
5. Kompol Chuk Putranto selaku mantan PS Kasubbagaudit Baggaketika Rowabprof Divisi Propam Polri
6. AKP Irfan Widyanto selaku mantan Kasubnit I Subdit III Dittipidum Bareskrim Polri.

Dari enam tersangka obstruction of justice, dua perwira yakni Kompol Chuk Putranto dan Kompol Baiquni Wibowo telah menjalani sidang etik. Keduanya telah disanksi pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH).

Baca juga:Anggota TNI yang Terlibat Mutilasi di Mimika Papua Bertambah 2 Orang, Jendral Andika: Mereka Juga Ikut Menikmati Uang

Kompol Chuk Putranto

Polri telah menggelar sidang etik terhadap Kompol Chuck Putranto, yang merupakan tersangka kasus dugaan merintangi penyidikan kasus Brigadir J. Sidang dilakukan pada Kamis 1 September 2022. Sidang Etik menjatuhi Chuck dengan sanksi PTDH.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan ada dua sanksi yang dijatuhkan terhadap Chuck. Sanksi pertama ialah sanksi etika dan kedua ialah sanksi administrasi.

“Sanksi administrasi penempatan di tempat khusus selama 24 hari, dari 5 sampai 29 Agustus 2022,” ucap Irjen Dedi, Jumat 2 September 2022.

Baca juga:Rumor Hubungan Putri Candrawathi dan Kuat Ma’ruf, Ini Kata Kuasa Hukum Putri

“Kedua, pemberhentian tidak dengan hormat atau PTDH sebagai anggota Polri,” sambungnya.

Sanksi penempatan di tempat khusus telah dijalani Chuck. Selain itu, Dedi menyebut Chuck menyatakan banding atas putusan sidang etik tersebut.

“Telah diputuskan oleh komisi sidang KEPP yang bersangkutan menyatakan banding ya, itu merupakan hak yang bersangkutan, tetap proses berjalan,” kata Dedi.