Tak Terima Ditegur Karena Ribut di Kelas, Siswa SMAN 9 Kota Kupang Aniaya Guru

ilustrasi penganiayaan
ilustrasi penganiayaan

EXPONTT.COM – Theresia Afrinsia Darna (53), seorang guru di SMAN 9 Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi korban penganiayaan siswanya sendiri.

Melansir digtara.com, Penjabat Sementara Kapolsek Kelapa Lima, AKP Messakh Yohanis, mengaku pihaknya telah menerima laporan kasus ini melalui laporan polisi nomor LP/B/202 / IX/2022/ Sektor Kelapa Lima tanggal 21 September 2022.

Polisi juga telah memeriksa korban dan meminta keterangan saksi-saksi. “Sementara kita masih periksa korban dan saksi-saksi,” ujarnya.

Pelaku yang diketahui berinisial RDJ alias Reinhard (17), pelajar kelas XII IPS 2, warga Kelurahan Tarus, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

Baca juga:Klarifikasi 2 Perawat di Sikka Terkait Foto dan Video Bugilnya Viral di Media Sosial

Sedangkan korban Theresia Afrinsia Darna yang merupakan warga Jalan Tunggal Ika Nomor, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

Theresia Darna, guru SMAN 9 Kota Kupang, yang menjadi korban penganiayaan siswanya / foto: tribunnews

Polisi telah memanggil orang tua pelaku guna mendampingi pelaku karena masih dibawah umur.

“Orang tua anaknya (pelaku) juga sudah kita panggil untuk pendampingan terhadap anak yang diduga pelaku,” tandasnya.

Baca juga:Idin Saidin Kritisi Acara Bertajuk Festival Watulajar

Kronologi

Penganiayaan bermula pada Rabu 21 September 2022, sekitar pukul 08.45 WITA di ruang kelas SMAN 9, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, NTT.

Saat itu korban masuk ke dalam kelas untuk mengajar pelajaran sosiologi.

Saat sedang memberikan materi, pelaku dan teman-temannya tak memperhatikan materi dan bercerita dengan suara keras hingga mengganggu suasana belajar di kelas.

Baca juga:Keroyok Pemuda Mabuk Hingga Meninggal Dunia, 5 Pria di Flores Timur Ditangkap Polisi

Korban kemudian menegur pelaku, namun pelaku tak terima. Pelaku kemudian menganiaya sang guru dengan kepalan tangan.

Akibat pukulan pelaku, korban mengalami perdarahan di bagian hidung.

Anggota Polsek Kelapa Lima yang menerima laporan langsung ke lokasi kejadian menjemput dan membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Drs Titus Uly Kota Kupang untuk divisum dan menjalani perawatan medis.

Kasus penganiayaan ini ditangani penyidik Reskrim Polsek Kelapa Lima.

Sementara itu pelaku langsung diamankan di Polsek Kelapa Lima untuk penyidikan lebih lanjut.

Ikuti berita dari ExpoNTT.com di Google News

Baca juga:Segera Sidang, Berkas Banding Randy Badjideh Resmi Dilimpahkan ke Pengadilan Tinggi