Kenalan di Facebook, Montir Bengkel di Manggarai Timur Setubuhi Gadis di Bawah Umur

ilustrasi pencabulan
ilustrasi pencabulan

EXPONTT.COM – ASM alias A (24), seorang montir bengkel motor ditangkap Polres Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) usai dirinya dilaporkan telah menyetubuhi seorang gadis dibawah umur.

Korban diketahui berinisial MAB alias V berusia 15 tahun.

“ASM, seorang pemuda yang bekerja di sebuah bengkel kendaraan bermotor di kota Borong, Kabupaten Manggarai Timur melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap korban yang merupakan seorang pelajar di salah satu Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Manggarai Timur,” ujar Kapolres Manggarai Timur, AKBP I Ketut Widiarta, Senin, 14 Agustus 2023, melansir Digtara.com.

Baca juga: Ketua BPD di Kabupaten Ende Cabuli ART di Bawah Umur Hingga Hamil, Begini Kronologinya

Kapolres menjelaskan, kasus ini berawal dari perkenalan pelaku dan korban melalui media sosial facebook pada tahun 2021 lalu.

ASM berpura-pura sebagai seorang bujangan dan berhasil meyakinkan korban untuk menjalin hubungan pacaran.
Setelah beberapa waktu berpacaran, ASM melakukan persetubuhan terhadap korban yang masih di bawah umur.

Pelaku menggunakan paksaan dan ancaman untuk mencapai tujuannya. “(pelaku) mengancam akan memukul korban jika korban memberitahukan hal tersebut kepada orang lain,” ujar Kapolres Manggarai Timur.

Baca juga:Kronologi Pria di Ende Setubuhi Tetangga di Bawah Umur 5 Kali Hingga Hamil

Dari hasil penyelidikan, korban menyebutkan bahwa perbuatan persetubuhan tersebut terjadi sebanyak tiga kali dan berlokasi di tempat yang berbeda-beda.

“Hasil visum medis yang dikeluarkan oleh tenaga medis memperkuat bukti bahwa korban mengalami tanda-tanda medis akibat tindak pidana tersebut”, terangnya.

Sehari setelah laporan korban diterima, penyidik menetapkan status ASM sebagai tersangka dan melakukan penahanan terhadapnya.

Baca juga:Melki Laka Lena Maju Pilgub 2024, Dapat Dukungan Penuh Partai Golkar

Pelaku akan menjalani proses penyidikan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
Tersangka ASM dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan anak.

“Ancaman hukumannya bisa mencapai 15 tahun penjara sesuai Pasal 65 ayat (1) KUHP”, tegasnya.

Kapolres Manggarai Timur menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, serta semua pihak terkait, untuk memberikan perhatian serius terhadap meningkatnya angka kasus persetubuhan terhadap anak di wilayah Kabupaten Manggarai Timur.

Baca juga: Ketua PN Kupang Diminta Tolak Pendaftaran Perkara Anthoni Niti Susanto Oleh Kejari Sabu Raijua

“Peran orang tua dalam mengawasi pergaulan anak, lembaga pendidikan dalam memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang hak-hak mereka, serta dukungan dari dinas terkait di Pemerintah Daerah diharapkan dapat turut serta dalam menekan angka tindak pidana semacam ini yang merugikan masa depan generasi muda”, tandasnya.♦gor

Baca juga: Yasonna Laoly Sebut APH Berperan Penting Dalam Implementasi KUHP Baru