Terjun ke Laut Setelah Perahu Tenggelam Dihantam Gelombang, Dua Nelayan Kupang Berenang ke Daratan

gelombang tinggi
Ilustrasi gelombang tinggi, siklon tropis.(SHUTTERSTOCK/somavarapu madhavi)

Keduanya selamat karena berenang dari laut menuju darat setelah perahu yang ditumpangi diketahui tenggelam diterjang gelombang besar.

Kapolsek Sulamu, Ipda Deff Wee menjelaskan, keduanya ditemukan selamat di sekitar perairan Desa Pitay, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang.

Kejadian berawal saat keduanya berangkat dari rumah untuk mencari ikan di laut.

Baca juga: Tak Terima Ditegur karena Mabuk Miras, Pria di Rote Nekat Tabrak Istri hingga Jatuh

“Kedua nelayan ini keluar dari rumah dini hari kemarin untuk mencari ikan menggunakan pukat,” jelas Kapolsek.

Mereka berangkat bersama dua nelayan lainnya yakni Paulus Mesak dan Salmun Ndun.

Mereka menggunakan dua unit perahu ketinting. Jadi satu perahu dua orang.

Menjelang sore, saat John Mooy dan Martinus Haning sedang menarik pukat, tiba-tiba muncul gelombang besar dan menghantam perahu mereka.

Baca juga: Polda NTT Tak Keluarkan Izin Festival “Semua Semau 2021”

Akibatnya lanjut Deff, perahu ketinting yang ditumpangi keduanya kemasukan air dan tenggelam.

Melihat itu, teman mereka bernama Paulus Mesak lalu berteriak dan meminta keduanya meninggalkan perahu itu.

Sedangkan Paulus Mesak dan Salmun Ndun, dengan menggunakan perahu lalu berusaha mencari bantuan.

Baca juga: 457 Pasien Covid Di Kupang Masih Jalani Perawatan

Namun, tak berselang lama, perahu yang ditumpangi keduanya penuh air laut.

Keduanya dengan susah payah berusaha menuju ke bibir Pantai Pitay untuk meminta bantuan kepada warga.

“Paulus dan Salmun berjalan kaki menuju darat, karena posisi air sudah surut dan hanya setinggi dada,” kata Deff.

Menurut Deff, Paulus dan Salmun terbilang nekat, karena jalur yang dilalui keduanya merupakan tempat berkumpulnya buaya.

Baca juga: Lakukan Tindakan Asusila pada Anak Kandung Sejak SMP, Pria di Kupang Diamankan Polisi

Paulus dan Salmun, akhirnya berhasil mencapai daratan dan diamankan di rumah warga Desa Pitay bernama Zet Niander Sura.

Sedangkan John Mooy dan Martinus Haning yang sempat dilaporkan hilang, akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.

“Mereka saat ini masih ditampung di rumah warga dan rencananya akan dipulangkan ke kampung mereka di Kecamatan Kupang Tengah,” ujar Deff.