Kadis PMD Kabupaten Kupang Kunjungi Pelatihan Pemberdayaan Rakyat Bersama Malindo

atas: Direktur Malindo, Rikardi Sakaruddin saat menjelaskan terkait capaian dari pelatihan yang telah dibuat di berbagai daerah di Indonesia. bawah: Warga Oebelo yang mengikuti pelatihan pengolahan bahan lokal menjadi produk makanan olahan. / foto: ist

Kolaborasi Desa Oebelo dan Malindo untuk “Rakyat Berdaya, Rakyat Sejahtera”

EXPONTT.COM, KUPANG – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kupang, John Sula melakukan kunjungan pada kegiatan Pelatihan Pemberdayaan Rakyat yang diselenggarakan melalui kerja sama antara Pemerintah Desa Oebelo dan Malindo, di BPSDMD Kabupaten Kupang, yang digelar 26 hingga 30 Desember 2025.

Mengusung semangat “Rakyat Berdaya, Rakyat Sejahtera” kegiatan ini sebagai upaya mendorong peningkatan kapasitas dan kemandirian masyarakat desa.

Pelatihan tersebut diikuti oleh 19 orang peserta dari perwakilan masyarakat Desa Oebelo yang nampak begitu antusias mengikuti pelatihan.

Program Pelatihan Malindo difokuskan pada pemanfaatan potensi lokal, khususnya hasil pertanian, perkebunan dan kelautan untuk diolah menjadi produk pangan kering bernilai tambah sebagai produk unggulan daerah.

Baca juga:  Pemprov NTT Berlakukan WFH, Ini Daftar Instansi yang Tetap Masuk Seperti Biasa

Melalui pelatihan ini, peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan pengolahan, pengemasan, serta pemahaman standar mutu pangan agar produk yang dihasilkan layak dipasarkan di tingkat lokal hingga memiliki peluang menembus pasar ekspor.

Dengan demikian, masyarakat desa tidak hanya menjadi produsen bahan mentah, tetapi mampu menghasilkan produk siap jual yang berdaya saing.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Kupang, John Sula saat mengunjungi Pelatihan Pemberdayaan Rakyat yang diselenggarakan melalui kerja sama antara Pemerintah Desa Oebelo dan Malindo, di BPSDMD Kabupaten Kupang, yang digelar 26 hingga 30 Desember 2025 / foto: ist
Baca juga:  Pemprov NTT Berlakukan WFH, Ini Daftar Instansi yang Tetap Masuk Seperti Biasa

Direktur Malindo, Rikardi Sakaruddin, menyampaikan bahwa program pelatihan ini merupakan program yang tepat sasaran dan realistis dalam meningkatkan pendapatan masyarakat secara terukur dan berkelanjutan.

Menurutnya, pemberdayaan rakyat harus berbasis potensi nyata yang dimiliki daerah dan disertai dengan sistem pendampingan yang jelas.

Lebih lanjut, Rikardi Sakaruddin berharap ke depan, dengan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Kupang, dapat terwujud Unit Finishing Industri Pangan Kering pertama di Indonesia yang memanfaatkan masyarakat alumni Malindo sebagai penghasil utama sumber bahan baku.

Unit ini diharapkan menjadi pusat pengolahan akhir yang mampu meningkatkan nilai tambah produk rakyat sebelum dipasarkan.

Baca juga:  Pemprov NTT Berlakukan WFH, Ini Daftar Instansi yang Tetap Masuk Seperti Biasa

Ia juga menargetkan lahirnya empat produk unggulan pangan kering Kabupaten Kupang yang saat ini mulai diprakarsai oleh Kepala Desa Oebelo Marten Hala sebagai desa percontohan.

Keberhasilan Desa Oebelo diharapkan dapat menjadi pemicu bagi desa-desa lain untuk mengembangkan potensi lokalnya melalui program pemberdayaan yang terstruktur dan berkelanjutan.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Kupang pun mengapresiasi kolaborasi antara Pemerintah Desa Oebelo dan Malindo, serta berharap program pro-rakyat seperti ini dapat diikuti oleh seluruh desa di Kabupaten Kupang demi terwujudnya kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa.(*)