Demam Berdarah di NTT Tembus 347 Kasus, Terbanyak di Manggarai Barat dan Kota Kupang

Ilustrasi Demam Berdarah
Ilustrasi Demam Berdarah

EXPONTT.COM – Kabupaten Manggarai Barat menjadi daerah dengan kasus demam berdarah dengue (DBD) terbanyak di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DKKPS) NTT, dr. Mese Ataupah di Kupang.

“Dari 22 kabupaten/kota di NTT, Manggarai Barat menjadi kabupaten dengan kasus DBD tertinggi yakni 96 kasus,” kata dr Mese, dilansir dari okezone.com.

Baca juga: Seorang Ayah di Sumba Barat Dianiaya Anak Kandung, Dari Konter HP Hingga ke Rumah

dr Mese mengatakan, dari 96 kasus DBD tersebut, 86 pasien sudah dinyatakan sembuh, sementara 10 orang lagi masih dalam perawatan.

“Saat ini berdasarkan data yang kami terima tersisa 10 orang yang masih dirawat. Kita harapkan mereka cepat sembuh,” ujar dia.

Sedangkan untuk keseluruhan di NTT, lanjut mese, jumlah kasus DBD mencapai 347 kasus dengan dua orang meninggal dunia karena DBD.

Baca juga: Kasus DBD Melonjak di Kabupaten Sikka, Pemkab Keluarkan Imbauan Kewaspadaan Dini Ancaman DBD

“Dua yang meninggal itu di Kabupaten Sikka dan juga kabupaten Nagekeo,” tambah dia. Dari jumlah 347 kasus itu pasien yang sembuh mencapai 260 orang dan yang masih dirawat mencapai 85 orang.

Sementara itu, Kota Kupang menjadi daerah dengan kasus DBD terbanyak kedua di NTT dengan jumlah 63 kasus.

Urutan ketiga yakni kabupaten Sikka dengan jumlah kasus mencapai 50 kasus dan terdapat satu orang yang meninggal dunia.

Dengan banyaknya kasus DBD di NTT saat ini Mese mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungannya dan juga selalu menerapkan program 3M, yakni menguras, menutup dan mendaur ulang barang bekas.
♦okezone.com

Baca juga: IRT di Kota Kupang Ditemukan Gantung Diri Usai Bertengkar Dengan Suami