Lagi, Seorang Siswa SD di Sikka Meninggal Dunia Akibat DBD

Ilustrasi Demam Berdarah
Ilustrasi Demam Berdarah

EXPONTT.COM – Demam Berdarah Dengue (DBD) di Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali merenggut jiwa, seorang siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Sikka, NTT dilaporkan meninggal akibat DBD pada Minggu 3 April 2022 di RSUD TC Hillers Maumere.

Melansir medcom.id, anak yang meninggal itu diketahui berinisial A yang merupakan seorang siswa SD kelas 3.

Dokter Mario B. Nara yang merupakan seorang dokter di RS tersebut membenarkan informasi tersebut.

Baca juga: Inilah 6 Nama Calon Pengganti Ben Polo Maing Sebagai Sekda Provinsi NTT

“Iya benar, ada satu orang meninggal karena DBD. Yang meninggal ini seorang anak. Meninggal kemarin,” ungkap dia.

Baca juga:  Pemprov NTT Berlakukan WFH, Ini Daftar Instansi yang Tetap Masuk Seperti Biasa

dr. Mario mengatakan, sebelum meninggal, A dibawa oleh orangtua-nya sudah dalam kondisi pendarahan terus.

Baca juga:  Pemprov NTT Berlakukan WFH, Ini Daftar Instansi yang Tetap Masuk Seperti Biasa

“Yang bersangkutan DBD dan muntah darah, BAB darah, dan perdarahan berulang. Jenazah korban sudah dibawah ke rumah duka,” ujar Mario.

Baca juga: Selamatkan 30ha Tanah Aset di Labuan Bajo, Gubernur NTT Apresiasi Kejati

dr. Mario menyebut, saat ini masih ada dua pasien DBD yang masih dirawat di RSUD DR TC Hillers Maumere.

Baca juga:  Pemprov NTT Berlakukan WFH, Ini Daftar Instansi yang Tetap Masuk Seperti Biasa

Sebelumnya, pada Januari 2022, seorang balita di Kabupaten Sikka juga meninggal akibat DBD.

Kemudian, memasuki April 2022 ada satu siswa meninggal dunia akibat DBD. Saat ini sudah ada dua orang warga di Kabupaten Sikka yang meninggal akibat DBD tahun ini.

Baca juga: Inilah Hasil Drawing Grup dan Jadwal Piala Dunia Qatar 2022