Kisah Nyata ku Wens John Rumung Pa 41 Tahun Lalu

KISAH Nyata 41 Tahun Lalu, Surat Sakti Dari Ejaku Yakobus Papo. Isi Surat Yang syarat makna Karena Diselingi dengan Bahasa Wangka Riung Ngada Flores NTT. Surat ini sebagai kepedulian terhadap penderita saya yang terkena kanker darah atau leokimia darah merah diserang darah putih.
Ejaku Yakobus Papo yang juga dosen di Sekolah Tinggi STIPAR atau sekolah tinggi agama Kristen Ende juga pernah berkunjung ke tempat kontrakan saya dan Aleks Dungkal di Pasar Genjing Pramuka Jakarta Timur tahun 1986.
Isi surat sangat berarti dalam ziarah kehidupan ku karena mendapat perhatian banyak orang yang mendoakan saya agar sembuh dari kanker darah atau PNH singkatan dari Periodic Nohtural Hemoglobinaris. Penyakit yang mematikan tetapi Tuhan, Alam Semesta Kerahiman Ilahi masih memelihara aku sampai aku di anugerahi usia panjang memasuki 72 tahun pada 6 September 2026.
Kisah 41 Tahun silam ini masih teringat baik dan wajah Ejaku Yakobus Papo almarhum masih teringat dengan jelas sampai saat. Ingat akan kebaikan dan doanya dari alam sana. Eja Kobus Terima kasih banyak selalu mendoakan saya dan keluarga juga istri Anastasia Teo dan anak2 di Ende.
Mudah-mudahan kisah ini juga terinspirasi bagi sesama yang membaca agar menghormati setiap orang baik yang membantu dalam doa maupun materi walau nilainya kecil. Sesama adalah wujud Tuhan dalam ziarah kehidupan manusia. Tuhan memberkati yang membaca kisah nyata ini. ♦