KM Sirimau Karam di Selat Ileng Boleng Lembata, 784 Penumpang dan Kru Dalam Keadaan Sehat

KM Sirimau karam
KM Sirimau karam / foto: victorynews.id

EXPONTT.COM – Kapal Motor (KM) Sirimau karam di sekitar perairan Selat Boleng, Kabupaten Lembata, NTT pada Selasa 17 Mei 2022.

Diduga Kapal tersebut karam akibat menabrak karang saat air laut di wilayah tersebut sedang surut.

Kepala PT. Pelni Cabang Kupang, Achmad Syafran, membenarkan kejadian tersebut.

Baca juga:Pecat Guru yang Berselingkuh, Kepala Sekolah di Kupang Diancam Oknum Anggota DPRD

Achmad mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Cabang setempat guna mengetahui kondisi terkini KM sirimau.

“Saat ini PT Pelni melalui (MRT) berkoordinasi juga kepada Kepala Cabang setempat dan pihak-pihak terkait lainnya guna memantau kondisi kapal untuk dapat segera lepas kandas serta untuk penanganan selanjutnya,” kata Achmad seperti dilansir victorynews.id.

Terkait kondisi penumpang, Syafran menyampaikan seluruh penumpang di atas kapal dalam kondisi baik.

“Tercatat ada 784 penumpang dan kru KM Sirimau, mereka dalam keadaan sehat dan selamat,” tambahnya.

Baca juga:Endemi Covid-19, Jokowi: Boleh Tak Pakai Masker di Ruang Terbuka

Meskipun demikian, Achmad belum bisa memastikan kerusakan apa saja yang dialami KM Sirimau pasca peristiwa karam tersebut.

“Belum ada informasi ada tidaknya kerusakan kapal,” ujarnya singkat.

Lebih lanjut, Syafran menyampaikan sebagai langkah antisipatif manajemen atas kandasnya KM Sirimau, PT Pelni akan memperbantukan KM Gandha Nusantara 14 untuk membantu proses olah gerak KM Sirimau.

“Saat ini sedang diupayakan, semoga secepatnya sudah lepas landas,” ungkap Syafran.

Baca juga:Julie Laiskodat Berkisah Arti Sebuah Cinta dengan VBL

Achmad memastikan bahwa PT Pelni sebagai operator atas kapal-kapal penumpang yang diamanahkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) senantiasa berkomitmen untuk dapat memberikan pelayanan yang terbaik guna kenyamanan dan keamanan penumpang selama berlayar.

“PT Pelni (Persero) selalu siap untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh pengguna jasa guna terwujudnya konektivitas di Indonesia,” tutupnya.

Baca juga:Aliansi NTT Bergrak Kritisi Berbagai Proyek Gagal Dalam Bentuk Gambar atau Visualisasi Berikut Ini