Simak 4 Fakta Pendaftaran CPNS 2021 Yang Akan Segera Dibuka

cpnsi.com
cpnsi.com

EXPONTT.COM – Pemerintah akan kembali membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun ini. Pendaftaran CPNS 2021 jadi kabar gembira bagi masyarakat yang ingin bekerja di instansi pemerintahan baik di pusat maupun daerah.

Berikut fakta seleksi CPNS 2021 segera dibuka yang telah dilansir dari Okezone, Minggu (21/2/2021):

1. CPNS 2021 Bakal Dibuka Maret

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Andi Rahadian mengatakan, saat ini pemerintah sedang mempersiapkan diri untuk pembukaan seleksi CPNS 2021. Rencananya, akan ada pengumuman mengenai CPNS 2021 pada pertengahan Maret.

“Diperkirakan pertengahan bulan Maret 2021 akan ada pengumuman lebih lanjut mengenai proses penerimaan CPNS atau PPPK formasi tahun 2021,” ujarnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia.

2. Masih Dilakukan Validasi Data

Saat ini lanjut Andi, pihaknya masih melakukan validasi data usulan formasi yang masuk dari instansi pemerintah pusat maupun daerah. Adapun deadline dari pengumpulan formasi sendiri sudah ditutup pada Desember 2020 lalu.

“Saat ini kami masih dalam tahapan validasi proses penerimaan CPNS atau PPPK untuk formasi tahun 2021,” ucapnya.

Baca Juga: Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 Dibuka April, Pemerintah Siapkan 1,3 Juta Lowongan

Baca Juga: Pria di Kupang Tengah Nekat Perkosa Balita, Ngaku Tergoda Film Porno

3. BKN Masih Nunggu Penetapan Formasi CPNS

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama BKN Paryono mengatakan, pihaknya masih menunggu penetapan formasi yang dilakukan oleh Kementerian PanRB. Setelah formasi ditetapkan, maka BKN langsung melakukan tindak lanjut untuk pelaksanaan rekrutmen.

“Kita tunggu turun dulu formasinya, kapan turunnya? Bisa ditanyakan ke Kemenpan RB. Setelah turun formasi, maka langsung ditindaklanjuti oleh BKN untuk pelaksanaan rekrutmen,” jelasnya.

4. BKN Belum Lakukan Langkah Pelaksanaan CPNS

Pelaksana Tugas Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama BKN Paryono mengatakan, saat ini BKN masih belum melakukan langkah-langkah pelaksanaan seleksi CPNS.

Sebab, pihaknya masih menunggu penetapan formasi yang dilakukan oleh Kementerian PanRB. Setelah formasi ditetapkan, maka BKN langsung melakukan tindak lanjut untuk pelaksanaan rekrutmen.

“Kita tunggu turun dulu formasinya, kapan turunnya? Bisa ditanyakan ke Kemenpan RB. Setelah turun formasi, maka langsung ditindaklanjuti oleh BKN untuk pelaksanaan rekrutmen,” ujarnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia.

(okezone.com)

Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 Dibuka April, Pemerintah Siapkan 1,3 Juta Lowongan

Penerimaan CPNS 2021 akan diselenggarakan bulan April mendatang. Menurut rencana, pemerintah akan membuka 1,3 juta lowongan yang terdiri dari CPNS dan PPPK.

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Teguh Widjinarko menerangkan, dari kebutuhan 1,3 juta Aparatur Sipil Negara (ASN), 1 juta lowongan dibuka untuk kebutuhan guru PPPK.

Sisanya, sebanyak 189.000 dibuka untuk kebutuhan CPNS dan PPPK di pemerintah daerah.

“Untuk kebutuhan jabatan lainnya di pemda (di luar guru) ditentukan sekitar 189.000,” kata Teguh dilansir dari detikcom, Sabtu (20/2/2021).

“Yang terdiri dari 70.000 PPPK jabatan fungsional selain guru, dan 119.000 CPNS untuk berbagai jabatan teknis yang sangat diperlukan, termasuk tenaga kesehatan,” lanjut Teguh.

Adapun di pemerintah pusat akan dibuka sebanyak 83.000 lowongan untuk CPNS dan PPPK.

“Sementara untuk instansi pemerintah pusat ditentukan kebutuhan sekitar 83.000 dengan prosentase 50% PPPK, dan 50% CPNS untuk berbagai jabatan sesuai kebutuhan masing-masing instansi,” papar dia.

Menurut Teguh, usulan formasi tersebut sudah disetujui oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati selaku penyedia anggaran pengadaan pegawai pemerintah setiap tahunnya.

“Pada intinya Menteri Keuangan setuju dengan usulan rencana kebutuhan ASN tahun 2021.

Selanjutnya, Kementerian PANRB sedang menunggu pertimbangan teknis dari BKN (Badan Kepegawaian Negara),” katanya.

(detik.com)