Penikmat Kopi Harus Tau, Inilah 5 Komponen Yang Dinilai Dari Kopi

  • Bagikan
penilaian kopi
5 Komponen Yang Dinilai Dari Sebuah Kopi

EXPONTT.COM – Dalam dunia kopi ada istilah coffee cupping yang merupakan istilah untuk mencicipi kopi. Idealnya coffee cupping dilakukan oleh profesional yang terlatih dibidang ini. Namun di dunia non-komersial siapa saja bisa melakukannya.

Dalam melakukan coffee cupping atau coffee testing, prosesnya terjadi di dua tempat, yaitu di mulut dan di hidung.

Ada beberapa komponen dari karakter kopi yang dapat dinilai dalam kegiatan coffee cupping tersebut.

Seperti dikutip dalam buku Journey of Joe, berdasarkan standar yang diterapkan oleh Specialty Coffee Association of America (SCAA) terdapat 5 komponen utama yang dinilai dalam poros perkembangan kopi Indonesia, antara lain.

Baca juga: Hasil Survei Membuktikan, Bali Sebagai Provinsi Paling Disiplin Pakai Masker

1. Fragrance / Keharuman

Penilaian ini bertujuan menilai aroma biji kopi ketika kering dan saat kopi dalam bentuk bubuk.

2. Aroma

Penilaian ini bertujuan untuk  membedakan karakter aroma yang muncul pada kopi dalam dua kondisi berbeda, yaitu intensitas aroma dan kualitasnya.

Aroma kopi yang dinilai dalam keadaan basah atau sudah diseduh dengan air.

Baca juga:Anggota TNI Gadungan Diciduk, Tipu Warga Ende Rp 28 juta

3. Flavor / Rasa

Dalam penilaian komponen ini, para penilai atau cupper harus bisa merasakan aftertaste kesan yang tertinggal serta berapa lama rasa kopi bertahan di lidah.

Semakin lama rasa kopi bertahan di lidah maka nilainya semakin baik. Ini merupakan kombinasi yang dirasakan oleh lidah dan hidung.

4. Acidity / Keasaman

Karakter asam dalam sebuah kopi juga menjadi penilaian penting. Rasa yang muncul bisa asam yang menyenangkan seperti rasa buah atau bisa saja asam seperti cuka maupun zat kimia lainnya.

Pada kopi jenis arabika biasanya memiliki karakter asam dibanding dengan jenis kpoi robusta yang cenderung memiliki rasa pahit.

Baca juga: 2022 “Startup Digital” Akan Jadi Mata Kuliah Wajib Baru?

5. Sweetness / Tingkat Manis

Meskipun kopi asli tanpa gula memiliki rasa pahit kuat, namun karakter tingkat kemanisan yang terdapat pada kopi juga menjadi penilaian utama kualitas kopi.

Penilaian kualitas kopi hanya bisa dilakukan secara akurat oleh lidah para pecinta kopi yang sudah berpengalaman mencicipi dan mengenal banyak karakter dari berbagai jenis kopi.

Baca juga: Aparat Tembak Mati Komandan Pasukan Pintu Angin KKB Papua

♦sariagri.id

  • Bagikan