Pria di Palembang Live IG Saat Bunuh Diri, Polisi Masih Dalami Motif

Ilustrasi Gantung Diri

EXPONTT.COM – Seorang pria berinisial EG warga Palembang, Sumatera Selatan nekat melakukan gantung diri dan menyiarkan secara langsung di media sosial Instagram miliknya.

Korban merupakan warga Jalan Sukarela, Lorong Sejambu 1, Kelurahan Sukarami, Kecamatan Sukarami, Palembang.

Pawas Polsek Sukarami, Ipda Herman di Palembang, pada Minggu 6 Maret 2022 mengatakan, kejadian tersebut pertama kali dilaporkan rekan korban pada Sabtu 5 Maret 2022 siang.

Baca juga: Terlalu Banyak Konsumsi Air Ternyata Bisa Sebabkan Keracunan, Ini Penjelesannya

Rekan korban tersebut, menyampaikan kepada polisi peristiwa gantung diri saat menonton siaran langsung dari akun pribadi media sosial instagram milik korban.

Atas laporan tersebut, polisi kemudian melakukan pengecekan langsung ke tempat kejadian perkara (TKP).

Di sana mereka menemukan korban sudah tewas tergantung dengan kaki terjuntai beberapa jengkal dari lantai.

Selanjutnya, tubuh korban, yang belakangan diketahui berprofesi sebagai buruh pabrik rotan itu, langsung dievakuasi bersama tim identifikasi dari Polrestabes Palembang untuk dilakukan proses visum.

Baca juga: Hasil Swab Tak Kunjung Keluar, Warga di Kota Kupang Nekat Bawa Jenazah Bayi Pulang

“Kami masih mendalami motif dari kejadian ini bersama dengan Polrestabes Palembang,” ujarnya.

Sebelumnya, saksi N (22) mengatakan, ia kali pertama mengetahui EG rekannya satu komunitas anime itu gantung diri dari siaran langsung di akun medsos Instagram pribadi milik korban, pada Sabtu siang pukul 12.00 WIB.

Menurutnya, dalam siaran langsung yang berdurasi hampir setengah jam itu tampak korban hanya diam melakukan aksi nekadnya.

Korban mengantungkan dirinya dengan mengikat leher menggunakan gorden di ventilasi jendela kos-kosannya.

Baca juga: Kabupaten Kupang Catat 49 Kasus Positif Covid-19 Tambahan

“Beberapa saat dari situ tubuh korban kejang-kejang kemudian seperti mengeluarkan busa dari mulut,” kata dia.

Lantas, melihat kejadian itu, saksi N bergegas berangkat ke kos-kosan korban untuk menolong sekaligus mengecek langsung apa yang sebenarnya terjadi kepada rekan lamanya itu.

Setibanya di sana, ia sudah menemukan warga setempat telah memadati kos-kosan korban, hingga petugas kepolisian tiba melakukan evakuasi.
digtara.com

Baca juga: Benny Harman Sentil Presiden Jokowi Soal Penundaan Pemilu, Tidak Tegas?