Hari Ini, Jaksa Limpahkan Berkas Kasus Ferdy Sambo ke Pengadilan, Sidang Perdana Pertengahan Oktober

Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi saat rekontruksi pembunuhan Brigadir Yosua / foto: tribun

EXPONTT.COM – Jaksa akan melimpahkan berkas berkas dakwaan kasus Ferdy Sambo ke pengadilan, Senin 10 Oktober 2022

Dilansir dari tribunews.com, hal tersebut disampaikan Jaksa Ahung Muda Bidang Tindak Pidana Umum, Fadil Zumhana saat pelaksanaan tahap dua Ferdy Sambo Cs pada Rabu lalu.

Setelah penyerahan berkas dakwaan, hakim akan mengagendakan pelaksanaan persidangan.

Baca juga:Masuk DPO, Jaksa Minta Bantuan Polisi Tangkap eks Bendahara BPBD Flores Timur

Sidang kasus pembunuhan Brigadir Josua Hutabarat yang dilakukan Ferdy Sambo Cs direncanakan akan digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada pertengahan Oktober 2022.

Seperti dikatakan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) , I Ketut Sumedana dikutip dari tayangan Kompas TV, Sabtu 8 Oktober 2022, diperkirakan pelimpahan berkas perkara Ferdy Sambo cs dilimpahkan ke pengadilan pada Senin 10 Oktober 2022.

Saat ini, menurut I Ketut Sumedana pihaknya sedang menyiapkan berkas untuk dilimpahkan, berupa penyusunan surat dakwaan.

Baca juga:Jokowi: Pemerintah dan FIFA Akan Lakukan 5 Langkah Benahi Sepak Bola Indonesia

“Sekarang ini Penuntut Umum lagi mempersiapkan penyusunan surat dakwaan. Mudah-mudahan sebagaimana janji kita di hari Senin sudah siap dilimpahkan ke pengadilan,” kata I Ketut Sumedana

“Artinya kita lagi membuat menyusun surat dakwaan secara cermat, lengkap, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” sambungnya.

Ia menyampaikan, Kejagung memiliki banyak pertimbangan dalam menyusun surat dakwaan, mengingat kasus ini merupakan salah satu kasus besar yang menyeret banyak nama dan menyedot perhatian masyarakat.

Baca juga:Peserta Nyong dan Nona Alor Sebut ‘Stunting’ Spot Wisata, Ini Kata Bupati

Kejagung sudah mulai membuat rencana dakwaan ketika meneliti berkas perkara untuk membangun konstruksi hukum dari surat dakwaan tersebut.

“Kita juga akan menyusun apakah dakwaan ini dakwaan subsider primer, kumulatif, itu jadi bahan-bahan perdebatan diskusi antar tim dengan Jampidum selaku koordinator. Itu juga yang memakan waktu,” ucap Ketut.

Sidang Pertama Pertengahan Oktober di PN Jaksel