Mantan Gubernur Papua-Lukas Enembe Meninggal Dunia di Jakarta

Lukas Enembe saat dirawat di RSPAD Gatot Subroto pada Oktober 2023 lalu / foto: detik

EXPONTT.COM, KUPANG – Mantan Gubernur Papua, Lukas Enembe tutup usia, Selasa 26 Desember 2023.

Lukas Enembe meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

Kabar meninggalnya Lukas Enembe dibenarkan Kepala RSPAD Letjen Albertus Budi Sulistya.

Baca juga: Kronologi Pria di Lembata Ditemukan Tewas di Dalam Rumah Dinas Dokter

“Benar (meninggal dunia), pukul 10.45 WIB,” kata Budi melalui pesan tertulis melansir Kompas.com.

Sebelum meninggal, Lukas Enembe diketahui memang beberapa kali dirawat di RSPAD Gatot Subroto karena gagal ginjal.

Kondisi ini terjadi sejak ia masih menjalani sidang kasus suap dan gratifikasi di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Baca juga: Pemuda di Adonara-Flores Timur Ditemukan Tewas Tertancap Tombak

Bahkan, ketika semestinya memberikan keterangan untuk Stefanus Roy Rening, advokat sekaligus terdakwa kasus perintangan peyidikan dalam perkaranya, pada 29 November lalu, Lukas tak hadir.

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat menjatuhkan vonis delapan tahun penjara terhadap Lukas.

Lukas dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi berupa penerimaan suap dan gratifikasi saat menjabat sebagai Gubernur Papua 2013-2022.

Baca juga: 6 Hal yang Harus Diperhatikan Penjabat Bupati Nagekeo

Atas putusan ini, Lukas dan KPK mengajukan banding. Namun, Pengadilan Tinggi DKI Jakart justru memperberat hukumannya menjadi 10 tahun.

Selain pidana badan, Lukas Enembe juga dijatuhi pidana denda sebesar Rp 1 miliar subsider 4 bulan kurungan.

Tak hanya itu, eks Gubernur Papua ini juga dijatuhi pidana pengganti sebesar Rp 47,8 miliar subsider 5 tahun penjara.

Baca juga: Penjabat Wali Kota Kupang Yakin Warga Tahu Cara Hadapi Ancaman Lonjakan Kasus Covid

“Membebankan terdakwa untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 47.833.485.350,” demikian bunyi putusan tersebut.

Hakim menilai Lukas Enembe terbukti melanggar Pasal 12 huruf a dan Pasal 12 B Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP jo Pasal 65 Ayat (1) KUHP.(*)

Baca juga: Kronologi Pria di Lembata Ditemukan Tewas di Dalam Rumah Dinas Dokter