Kronologi Kapal Wisata Terbakar di Labuan Bajo

labuan bajo

EXPONTT.COM – Sebuah kapal pinisi bernama Lexxy terbakar di perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat 10 September 2021 sore.

Direktur Polair Polda NTT, Kombes Pol Nyoman Budiarsa, SIK mengatakan kapal wisata Pinisi KM Lexxy terbakar di Perairan Manjarite, Labuan Bajo, NTT Jumat 10 September sore sekitar pukul 15.00 WITA di bagian genset.

“Cuma kebakaran genset,” ungkapnya dilansir dari digtara.com.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Labuan Bajo, Hasan Sadili mengatakan kapal Pinisi KM. Lexxy berisi 29 orang.

Baca juga: Pria di Ngada Tega Hamili Keponakannya Sendiri, Ini Kronologinya

Dari 29 penumpang, 20 diantaranya adalah Penumpang atau wisatawan sedangkan sembilan orang adalah Anak Buah Kapal (ABK).

“20 penumpang, satu kapten kapal dan delapan ABJ”, Kata Hasan.

Kronologi

Menurut Hassan, KM Lexxy berangkat dari pelabuhan Labuan Bajo pada Jumat 10 September 2021 pukul 12.00 WITA. Disampaikan Hasan, kapal tersebut dinahkodai oleh Ambotang warga Labuan Bajo dengan jenis kapal kayu. Kapal akan menempuh perjalanan ke beberapa pulau di Manggarai Barat.

“Rutenya Labuan Bajo, Pulau Kelor, Manjarite, Kalon, Pulau Padar, Pulau Komodo, Manta Point, dan Pulau Kanawa”, kata Hasan.

Baca juga: Tersesat di Hutan 3 Hari, Maxi Neot Sempat Menelpon Tetangganya

Kapal tersebut lalu menepi di Perairan Manjerite, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat karena para wisatawan akan melakukan snorkling.

Sekitar pukul 15.00 WITA kapten kapal melihat percikan api di Genset yang terletak di anjungan lalu menyambar bahan bakar yang berada di dekat genset sehingga terjadi kebakaran.

Setelah api menyala, beberapa ABK sudah berusaha memadamkan. Tetapi karena angin yang cukup kencang, proses pemadaman menjadi terkendala dan api terus membesar.

“Sudah ada upaya pemadaman (dari ABK), tapi terhambat angin kencang dan terbatasnya ruang gerak ABK”, jelas Hasan.

Baca juga: Tim Sepak Bola NTT PON Papua Kekurangan Dana, Lima Baju Legenda Dilelang

“Karena api terus membesar sehingga ABK melakukan evakuasi terhadap 20 penumpang kapal menggunakan sekoci menuju kapal Anjani yang berada dekat kapal KM. Lexxy sedangkan ABK lain tetap berupaya melakukan pemadaman”, kata Hasan.

Api baru bisa dipadamkan 30 menit kemudian oleh ABK. Tim gabungan dari SAR, TNI Angkatan Laut, Polres Manggarai Barat, dan Syahbandar yang mendapat laporan langsung menuju ke lokasi kejadian.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

digtara.com