Pengembangan Bandara Komodo Labuan Bajo Ditargetkan Selesai Sebelum MotoGP 2022 Mandalika

  • Bagikan
kartu vaksin

EXPONTT.COM – Bandar Udara Komodo Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditargetkan akan menyelesaikan pengembangan sebelum bergelarnya Moto Grand Prix (MotoGP) 2022 di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Event internasional paling bergengsi di dunia motor itu akan digelar pada Maret 2022.

Dilansir dari inews, Kepala Unit Pelaksana Bandar Udara (UPBU) Komodo, Hariyanto, mengatakan, banyaknya event internasional yang akan digelar tahun depan akan memberi efek bertambahnya pergerakan penumpang di Bandara Komodo.

“Pertama ada Grand Prix 2022 yang digelar di Mandalika, dan kedua ada rangkaian pertemuan G20 di Bali yang puncaknya pada November 2022. Perhelatan GP 2022 dan Pertemuan G20 akan memberikan dampak pada sektor pariwisata di Labuan Bajo,” kata  Hariyanto, Kamis 25 November 2021.

Baca juga:UMP Propinsi NTT 2022 Senilai Rp 1.975.000 Sebulan

Hariyanto menjelaskan, anggaran yang disiapkan dan bisa terserap sebelum dua gelaran internasional itu sebesar Rp117 miliar. Dana itu berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Bandara Komodo saat ini sedang melakukan pengembangan terminal dan runway.

“Untuk akhir tahun bisa terserap Rp65 miliar, sedangkan sisanya tahun 2022 sebesar Rp52 miliar untuk perpanjangan runway dan pengembangan terminal,” ujarnya.

Pengembangan terminal dilakukan dengan perluasan area check in bandara dengan kapasitas per tahun bisa mencapai pergerakan 1 juta penumpang.

Baca juga: DPRD NTT Menyetujui Perda Baru dan BUMD Pariwisata

Sedangkan pengembangan runway pesawat berupa pemanjangan runway dari 2.450 meter menjadi 2.650 meter.

“Dengan perpanjangan runway ini, bisa lebih leluasa untuk pesawat-pesawat narrow body,” ucap Hariyanto.

Pengembangan bandara ini dilakukan oleh BUMN konstruksi, PT Pembangunan Perumahan (PTPP) dengan masa kerja kontruksi 150 hari.

“Pengerjaan itu dilakukan PT Pembangunan Perumahan (PP) dengan masa kerja 150 hari kerja, plus 180 masa pemeliharaan,” kata Hariyanto.
inews.com

Baca juga:Jenazah Astri dan Anaknya Diserahkan ke Keluarga, Polisi Sudah Periksa 24 Saksi

  • Bagikan