Sempat Kabur dan Jadi DPO Polisi, Napi di Kupang Akhirnya Ditangkap

  • Bagikan
narapida napi
Joao napi yang diamankan tim rutan kelas IIb Kupang setelah 5 bulan kabur (antara)

EXPONTT.COM – Tim Rutan Kelas IIB Kupang menangkap Joao da Costa, narapida (napi) yang kabur sejak lima bulan yang lalu.

Joao masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) oleh kepolisian setelah kabur dari rutan sejak 4 Maret 2021 lalu.

Ia kemudian ditangkap saat sedang bersembunyi di rumah orangtuanya.

Kepala Rutan Kelas IIB Kupang, M Fuad Rizak mengatakan, penangkapan tersebut dilakukan pada Sabtu 21 Agustus 2021 malam.

Baca juga: Jenderal Andika Pastikan 2 Prajurit yang Aniaya Bocah di Rote Diproses Hukum

“Penangkapan tersebut langsung dilakukan oleh kami dengan mendatangi rumah keluarga dari warga binaan itu pada Sabtu 21 Agustus 2021 malam,” ujar Fuad Rizal dikutip dari iNews.id.

Penangkapan tersebut dilakukan pasca pihak keuarga melaporkan warga binaan yang sempat melarikan diri itu sudah ada di rumah orangtuanya.

Pihak keluarga pun meminta hanya kepala rutan dan personelnya beberapa orang untuk menjemput warga binaan yang sempat melarikan diri dari rutan tersebut.

“Penangkapan semalam permintaan keluarga agar dilakukan oleh karutan langsung dan dua personel saja, sehingga kami juga tidak melibatkan rekan-rekan dari polisi untuk datang ke lokasi, kami hargai apa yang menjadi permintaan tidak rame-rame,” katanya.

Baca juga: Bocah SD Dianiaya Oknum Anggota TNI, Jenderal Andika Kirim Tim Kesehatan ke Rote

Saat dilakukan penangkapan di rumah keluarga dari narapidana itu, yang bersangkutan tidak melawan dan langsung dibawa ke Rutan Kupang untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan.

“Dia kemudian dibawa ke RS Bhayangkara karena kondisi kesehatan yang bersangkutan tidak bagus,” katanya.

Saat ini Joao masih dirawat intensif di RS Bhayangkara Polda NTT karena kesehatannya. Joao akan dikembalikan ke rutan untuk ditahan setelah kondisi kesehatannya sudah membaik.

Sebelumnya pada 4 Maret 2021, Joao melarikan diri dari RS Siloam Kota Kupang setelah diantar petugas Rutan Kupang untuk melakukan pemeriksaan kesehatan di RS tersebut.

Baca juga: Pemilihan Wali Kota Darwin Australia, Keluarga Besar Amye Un Gelar Doa Bersama

Sehubungan dengan pelarian tersebut dilakukan upaya pencarian termasuk upaya secara kooperatif dengan pihak keluarga warga binaan yang melarikan diri, dan keluarga berjanji akan berusaha mengabarkan kepada pihak Rutan Kupang apabila diketahui keberadaannya.

  • Bagikan