Seorang Pemuda di Kota Kupang Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Rumahnya

Ilustrasi Gantung Diri

EXPONTT.COM – Seorang pemuda berinisial YYDj (20) warga Jalan Kasih Kelurahan Nefonaek, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, NTT, ditemukan meninggal dengan gantung diri di rumahnya.

Korban pertama kali ditemukan oleh adiknya Y (16), pelajar kelas 2 SMA, pada Kamis 10 Maret 2022 petang.

Saat itu korban seorang diri di rumah, sang kakak sedang ke kampus, sedangkan ayah korban YKDj sedang mengikuti kegiatan keagamaan di Kelurahan Fatufeto, Kecamatan Alak, Kota Kupang.

Baca juga:Kronologi Anggota Polisi Polda NTT Dianiaya Pemuda Mabuk di Liliba Kupang

“Saat saya buka pintu, saya kaget lihat kakak (korban) dalam posisi gantung diri,” ujar adik korban, Kamis 10 Maret 2022.

Melihat kakaknya dalam kondisi itu, sang adik langsung memberitahu kerabatnya, ML.

Kebetulan selama ini, korban bersama kakak, adik dan ayahnya tinggal di bangunan bekas mebel milik kerabatnya itu. Sedangkan sang ibu tinggal di kelurahan lain.

Korban ditemukan tergantung dengan tali warna merah dan abu-abu, yang biasa dipakai untuk pemasangan tenda sewaan.

Baca juga:Ketua dan Anggota DPRD TTS Juga Laporkan Akun Facebook Milik Ajudan Bupati TTS

Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Kelapa Lima dan Polres Kupang Kota. Aparat pun langsung menuju lokasi serta melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Warga datang melihat korban / foto: digtara

Polisi juga mendatangkan petugas medis dari Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly guna melakukan visum dan pemeriksaan medis jenazah korban.

Adik korban mengungkapkan, selam ini kakaknya tidak pernah ada masalah.

“Kakak lebih banyak diam dan jarang keluar rumah,” tandasnya.

Baca juga:China Sebut NATO Sebagai Biang Keladi Konflik di Ukraina

Adiknya juga mengaku kalau korban sempat kuliah namun dua kali putus kuliah dan selama ini membantu ayahnya untuk jasa sewa tenda dan kursi milik kerabat mereka.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang.

Ayah dan ibu korban hanya bisa menangis histeris ketika datang di lokasi kejadian dan mendapati korban sudah meninggal dunia. Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah kerabat di Kelurahan Fatufeto Kota Kupang untuk disemayamkan.
digtara.com

Baca juga: Duh, WBC Tak Akui Kemenangan Petinju NTT Tibo Monabesa atas Jayson Vayson