Sidang Lanjutan Kasus Pembunuhan Astri dan Lael, Penonton Teriaki Kuasa Hukum ‘Putar Balek’

Aparat Kepolisian saat mencoba untuk menenangkan para penonton sidang kasus Randy Badjideh / foto: victorynews.id

EXPONTT.COM – Sidang lanjutan kasus pembunuhan ibu dan anak di Kota Kupang, Astri dan Lael dengan terdakwa Randy Badjideh dilanjutkan hari ini, Selasa 17 Mei 2022.

Sidang beragendakan pembacaan eksepsi oleh pihak terdakwa.

dilansir dari victorynews.id, Terdakwa Randy Badjideh menjadi daya tarik dalam persidangan ini. Sebelum sidang dimulai warga yang didominasi oleh ibu-ibu memenuhi area Pengadilan Negeri Kupang sejak pagi.

Baca juga: Sidang Perdana Randy Badjideh, JPU Bacakan Dakwaan

Omelan dan serta sumpah serapah dilontarkan para hadirin saat penasehat hukum Randy Badjideh membacakan eksepsi (jawaban surat dakwaan).

Dalam sidangnya, salah satu penasehat hukum Randy Badjideh, Thobias Messah, mengatakan, dakwaan yang dibuat oleh penuntut umum kepada terdakwa Randi Badjideh adalah dakwaan yang tidak benar atau palsu.

Menurutnya, dakwaan jaksa tidak mengakomodir fakta-fakta yang disampaikan oleh terdakwa dalam penyidikan dan penyelidikan polisi.

Baca juga:Pecat Guru yang Berselingkuh, Kepala Sekolah di Kupang Diancam Oknum Anggota DPRD

“Hanya terdakwa yang tahu persis perbuatan apa yang dilakukan pada saat kejadian, karena itulah dilakukan Rekonstruksi pada tanggal 21 dan 22 Desember 2021 yang menunjukkan terdakwa membunuh korban Astri, sedangkan anak Lael dibunuh oleh ibu kandungnya Astri,” kata Yance Thobias Mesakh dalam eksepsinya.

Pernyataan tersebut sontak memicu keributan diantara para penonton.

“Kuasa Hukum putar balek. Ini orang punya nyawa we,” teriak para ibu dengan dialek khas Kupang.

Para ibu terus membuat keributan sepanjang pembacaan eksepsi, hingga aparat keamanan harus turun tangan untuk meredakan situasi.

Baca juga:Gaji ke-13 PNS Segera Cair, Ini Besarannya Sesuai Peraturan Menteri

Usai sidang, Randy Badjideh dengan kawalan ketat oleh aparat kepolisian langsung meninggalkan ruang sidang menuju mobil tahanan.

Randy Badjideh yang mengenakan rompi orange kemudian dibawa meninggalkan Pengadilan Negeri Kupang.

Selepas kepergian mobil tahanan yang membawa RB, para penonton enggan meninggalkan tempat sidang itu.

Baca juga:Antusiasme Tinggi Masyarakat Nagekeo Menyambut Turnamen Bupati Cup U-17

Sidang Praperadilan Tersangka Ira Ua

Bahkan ada yang baru berdatangan, pasalnya usai sidang eksepsi Randy Badjideh dilanjutkan dengan sidang terhadap istri Randy Badjideh, yakni Ira Ua, yang juga sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Astri dan Lael.

Sidang yang dijalani oleh Ira Ua merupakan sidang lanjutan praperadilan yang dilayangkan Ira Ua atas penerapan tersangka terhadap dirinya oleh penyidik Polda NTT.

Sidang lanjutan itu dengan agenda pembuktian pemohon, yaitu Ira Ua.

Baca juga:Pembunuh Kakak Kandung di Flores Timur Dipastikan Tidak Alami Gangguan Jiwa, Polisi Lakukan Penahanan