Ternyata Ira Ua Tak Ditahan Karena Pekerjaannya PNS

ira ua
Ira Ua / foto: rakyatntt.com

EXPONTT.COM – Setelah menetapkan Ira Ua jadi tersangka, Polda NTT tak hanya mendapat apresiasi, tetapi juga mendapat cibiran dari warganet.

Warganet merasa tak puas dengan kinerja polisi yang tetapkan Ira sebagai tersangka, namun belum ditahan.

Adapun alasan polisi tidak menahan Ira dilansir dari grahabudaya.com, Ira tak ditahan karena yang bersangkutan seorang Pegawai Negeri Sipil dan juga ibu rumah tangga.

Demikian disampaikan Kabid Humas Polda NTT, AKBP Aria Sandy.

Baca juga: Sidang Lanjutan Kasus Pembunuhan Astri dan Lael, Penonton Teriaki Kuasa Hukum ‘Putar Balek’

Sandy mengatakan sejauh ini tersangka kooperatif saat diperiksa dan tersangka juga memiliki pekerjaan tetap sebagai PNS serta sebagai ibu rumah tangga sehingga penyidik tidak menahan yang tersangka Ira Ua.

“Ada pertimbangan dari penyidik karena yang bersangkutan kooperatif, ibu rumah tangga dan sebagai Pegawai Negeri Sipil,” katanya kepada wartawan di Kupang, Senin 9 Mei 2022 seperti dilansir dari grahabudaya.com.

Baca juga: Polda NTT Harus Segera Tahan Ira Ua

Sebelumnya, nama Irawati Astana Dewi Ua alias Ira Ua disebut dalam dakwaan kasus pembunuhan Astri dan Lael dengan terdakwa Randy Suhardy Badjideh.

Dakwaan tersebut terdaftar dalam Sitem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri (PN) Kupang dengan Nomor Perkara 80/Pid.B/2022/PN Kpg tanggal 25 April 2022.

Isi dakwaan Randy Badjideh:

Bahwa Terdakwa RANDY SUHARDY BADJIDEH alias RANDY bersama dengan IRAWATY ASTANA DEWI UA alias IRA (diajukan dalam berkas perkara terpisah) pada hari Sabtu tanggal 28 Agustus 2021 sekitar pukul 09.00 Wita atau setidak-tidaknya pada suatu waktu tertentu yang masih termasuk dalam tahun 2021, bertempat di Areal Parkir depan Rumah Jabatan Bupati Kupang yang sering disebut Hollywood, Jalan R.A. Kartini, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang atau setidak-tidaknya di suatu tempat tertentu yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Kupang Kelas IA yang berwenang memeriksa dan mengadili perkara ini, melakukan, menyuruh melakukan atau turut serta melakukan, dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain, yakni korban ASTRI EVITA SEPRINI MANAFE alias ATE

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 340 KUHPidana Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana, Pasal 338 KUHPidana Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana, Pasal 80 Ayat (3) Jo. Pasal 76C Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Melansir koranntt.com, Ira Ua yang merupakan istri Randy Badjideh dikabarkan diperiksa penyidik Direskrimum Polda NTT pada Senin 25 April 2022.

Baca juga:Berkas Kasus Randy Badjideh Telah Dilimpahkan ke PN Kota Kupang

Diketahui Ira Ua bukan pertama kali diperiksa oleh tim penyidik.

Saat pemeriksaan Senin 25 april 2022, Ira Ua terlihat mengenakan baju putih dan tiba di Mapolda NTT pukul 15.30 WITA didampingi kuasa hukumnya.

Setelah kurang lebih 3 jam pemeriksaan, Ira Ua tampak keluar dari ruang penyidik sekitar pukul 19.00 WITA.

Seperti yang diberitakan victorynews.id, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kupang, Banua Purba melalui Kepala Seksi Intelijen, Noven Bulann mengatakan, untuk saat ini telah bertambah satu orang tersangka dalam kasus ini.

Baca juga:Diduga Ada Penyelewengan Penggunaan Dana Pajak Rokok Senilai Rp 372,5 M di BKD NTT

“Kasus ini ada penambahan satu tersangka dan statusnya masih tersangka. Namun untuk tersangka RB statusnya sudah terdakwa setelah dilimpahkan berkas perkara,” ujarnya.

Saat ditanyakan terkait nama dari tersangka tersebut Noven mengatakan, akan disampaikan dalam persidangan sesuai dengan pasal 55 KUHP yang disangkakan dalam kasus ini.

Baca juga:Panas Terik di Wilayah NTT Siang ini Capai Suhu 34 Derajat Celcius, Ini Penjelasan BMKG