Kasus Meninggalnya Roy Bolle, PMKRI dan BEM Nusantara Gelar Aksi Damai di Polresta Kupang Kota

PMKRI cabang Kupang dan BEM Nusantara NTT gelar aksi damai dukung Polres dan keluarga Almarhum Roy Bolle / foto: Gorby Rumung

EXPONTT.COM, KUPANG – Masa gabungan yang menamai diri Aliansi Pengawal Keadilan yang terdiri Pemuda Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Kota Kupang dan BEM Nusantara Kupang, mendatangi Polres Kupang Kota, Rabu, 4 Oktober 2023 sore.

Kedatangan mereka meminta Polres Kupang Kota untuk mengusut tuntas penyerangan yang terjadi di Oesapa Kupang, tepatnya di depan Kampus Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) yang menewaskan Roy Herman Bolle pada 15 September 2023 lalu.

Puluhan massa aksi yang terdiri puluhan mahasiswa itu datang sambil membawa spanduk berisi sejumlah pernyataan sikap terkait kasus tersebut. Diantaranya:

“Mengawal proses hukum kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Roy Bolle agar diusut tuntas secara adil dan transparan.”

“Mengecam segala bentuk tindakan premanisme dan pembunuhan yang terjadi di Kota Kupang.”

“Mendorong Polres Kupang Kota untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Kupang.”

Baca juga: Lampaui Tunjangan Anggota DPRD NTT, Tunjangan Anggota DPRD Kota Kupang Diduga Langgar Aturan

Ketua PMKRI Cabang Kupang, Marianus Humau, dalam wawancaranya mengatakan aksi damai yang digelar merupakan bentuk kepedulian dan duka cita atas meninggalnya Roy Herman Bolle.

“Ini juga sebagai bentuk dukungan kami kepada Polres Kupang Kota dalam menjaga kamtibmas di Kota Kupang,” kata Marianus.

Koordinator BEM Nusantara NTT, Hemax Rihi Herewila, mengatakan, aliansi memberi apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Polres Kupang Kota yang bergerak cepat menangani kasus ini.

Baca juga: Pengamat Minta Kejari Kota Kupang Periksa Tuntas Sekda Kota Kupang dan Kepala BKPPD

Dirinya berharap kasus itu bisa diusut hingga tuntas. “Kami ingin semua pelaku yang terlibat dalam pembunuhan ini agar segera ditangkap,” katanya.

Hemax menegaskan aliansi akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. “Kalau kedepan pelaku tidak diproses sesuai hukum yang berlaku, tidak menutup kemungkinan kami akan turun dengan massa yang lebih masif,” ungkapnya.

Sementara itu, adik kandung almarhum Roy Bolle, Gusty Bolle, mengucapkan terima kasih kepada Aliansi Pengawal Keadilan yang telah ikut mengawal kasus tersebut.

Baca juga: Sidang Kasus Hotel Plago Capai Babak Akhir, Kuasa Hukum PT SIM Harap Keadilan

Dirinya mengaku cukup puas dengan kinerja Polres Kupang Kota yang telah menangkap para terduga pelaku yang terlibat dalan kasus yang terjadi di depan kampus UKAW.

Sebelumnya Polres Kupang Kota telah menahan sebanyak sembilan orang yang diduga terlibat dalam penyerangan yang terjadi di depan kampus UKAW pada 15 September 2023 lalu.

Meski begitu, dirinya mengaku mengenal sejumlah pelaku yang terlibat dalam kejadian pada 15 September lalu namun belum ikut diusut dan diperiksa.

“Saya berharap mereka juga bisa ikut ditangkap dan harus ikut bertanggung jawab sesuai perannya masing-masing,” ungkapnya.♦gor

Baca juga: Laba bank NTT menurun di saat Penyaluran kredit meningkat